Jakarta Selatan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid MAN 4 Jakarta Selatan di kancah internasional. Tim MAN 4 Jakarta berhasil meraih penghargaan kategori President’s Award dalam ajang Global Youth Dialogue 2026 yang diselenggarakan oleh **With The World (WTW) Jepang pada 21 Februari 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat global.

Global Youth Dialogue merupakan kompetisi tahunan yang mempertemukan para pemuda dari berbagai negara untuk berdiskusi dan menawarkan solusi atas berbagai isu global. Setiap tahunnya, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang berasal dari sedikitnya 15 negara. Dalam persaingan yang ketat tersebut, delegasi MAN 4 Jakarta Selatan mampu tampil menonjol dan berhasil memukau para juri melalui ide serta presentasi yang kuat.

Tim MAN 4 Jakarta Selatan terdiri dari dua orang, yaitu Muhammad Sakha dan Rizky Wahyu Pratama, yang didampingi oleh guru pembimbing Novianti Mulyana, M.Pd. Kerja sama yang solid antara murid dan guru pembimbing menjadi kunci keberhasilan tim dalam menyampaikan gagasan yang komprehensif dan argumentatif di hadapan dewan juri internasional.

Melalui presentasi yang terstruktur dan argumentasi yang kuat, tim MAN 4 Jakarta berhasil meraih penghargaan President’s Award. Sertifikat penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Shunta Igarashi, Founder With The World, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kualitas gagasan yang dipresentasikan oleh para peserta.

Kegiatan Global Youth Dialogue 2026 dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom mengingat cakupan pesertanya yang berasal dari berbagai negara. Meskipun dilaksanakan secara virtual, hal tersebut tidak mengurangi semangat tim MAN 4 Jakarta Selatan untuk memberikan performa terbaiknya dalam kompetisi internasional ini.

Menariknya, salah satu anggota tim, Rizky Wahyu Pratama, mengikuti presentasi dari Malaysia dengan izin panitia. Ia tetap dapat bersinergi secara virtual dengan tim utama serta guru pembimbing yang berada di Jakarta. Kolaborasi lintas lokasi tersebut menunjukkan fleksibilitas dan komitmen tinggi dari tim MAN 4 Jakarta Selatan dalam mengikuti kompetisi ini.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MAN 4 Jakarta Selatan, tetapi juga bagi dunia pendidikan Indonesia. Melalui ajang Global Youth Dialogue, para murid tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar membangun kesadaran global, empati antarbudaya, serta kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai tantangan dunia. Pihak madrasah berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi para murid lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di tingkat internasional.

Silakan Hubungi Kami