MAN 4 Jakarta Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan pembuatan biopori di area madrasah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Adiwiyata yang terus digalakkan guna menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan berkelanjutan.
Pembuatan biopori dilaksanakan di berbagai titik strategis, khususnya di area taman madrasah. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki potensi besar dalam penyerapan air serta sebagai ruang terbuka hijau yang perlu dikelola secara optimal.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader Adiwiyata bersama tim Adiwiyata MAN 4 Jakarta Selatan. Para murid yang tergabung dalam kader Adiwiyata tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan biopori, mulai dari proses pelubangan tanah hingga pengisian sampah organik ke dalam lubang biopori.
Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sehingga dapat mengurangi risiko banjir dan genangan air di lingkungan madrasah. Selain itu, biopori juga dimanfaatkan sebagai sarana pengolahan sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman.

Kegiatan ini berlangsung di lingkungan MAN 4 Jakarta Selatan dengan melibatkan berbagai unsur warga madrasah. Dukungan dari seluruh civitas akademika menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program ini.
Secara waktu, kegiatan pembuatan biopori dilakukan sebagai bagian dari program berkelanjutan Adiwiyata yang dilaksanakan secara bertahap dan terencana. Dengan demikian, manfaat dari biopori dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga madrasah.
Kepala MAN 4 Jakarta Selatan, Wido Prayoga, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pembuatan biopori merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan di area sekolah.
“Pembuatan biopori ini sangat penting sebagai pendukung program Adiwiyata. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi risiko banjir dan genangan air, serta mengolah sampah organik menjadi kompos di madrasah,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, MAN 4 Jakarta Selatan diharapkan dapat menjadi contoh sekolah yang aktif dalam menjaga lingkungan serta mampu menanamkan kesadaran kepada siswa akan pentingnya pelestarian alam sejak dini.