MAN 4 Jakarta Selatan (Kamis, 30 Juli 2026) – MAN 4 Jakarta kembali mengaktifkan program literasi sebagai bagian dari penguatan budaya membaca di lingkungan madrasah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) ini berlangsung di Masjid Darul Falah MAN 4 Jakarta setelah seluruh peserta didik mengikuti rangkaian pembiasaan pagi, yakni salat Dhuha berjamaah. Seluruh siswa kelas X, XI, dan XII mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sesuai tema bacaan yang telah ditentukan.

Pelaksanaan literasi diawali dengan pembiasaan spiritual melalui salat Dhuha berjamaah sebagai upaya membentuk karakter religius peserta didik. Setelah ibadah selesai, para siswa tetap berada di Masjid Darul Falah untuk mengikuti sesi membaca mandiri dalam suasana yang tenang dan kondusif. Kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sekaligus memperkuat budaya belajar di lingkungan madrasah.

Sebagai bentuk pengembangan literasi yang lebih terarah, MAN 4 Jakarta menetapkan tema bacaan berbeda bagi setiap jenjang. Peserta didik kelas X membaca buku bertema isu sosial atau kesehatan mental agar memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat sekaligus memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia remaja.

Sementara itu, peserta didik kelas XI membaca buku bertema pengembangan diri (self-improvement). Tema tersebut dipilih untuk mendorong siswa mengenali potensi diri, meningkatkan motivasi belajar, membangun pola pikir positif, serta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan maupun dunia kerja di masa depan.

Adapun peserta didik kelas XII mendapatkan tema bacaan politik, khususnya mengenai tokoh dan gerakan politik. Melalui tema tersebut, siswa diharapkan mampu memahami perjalanan sejarah politik, mengenal tokoh-tokoh yang berperan dalam perubahan bangsa, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kepala MAN 4 Jakarta, Wido Prayoga, M.Pd., menyampaikan bahwa pengaktifan kembali program literasi merupakan salah satu komitmen madrasah dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan wawasan dan karakter.

“Literasi adalah kebiasaan yang harus terus dibangun. Dengan membaca buku-buku yang relevan sesuai jenjang, peserta didik diharapkan mampu memperluas perspektif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memiliki karakter pembelajar sepanjang hayat. Kami ingin budaya membaca menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga MAN 4 Jakarta,” ujar Wido Prayoga, M.Pd.

Selama kegiatan berlangsung, para guru turut mendampingi dan mengawasi jalannya literasi sehingga suasana tetap tertib dan kondusif. Keheningan Masjid Darul Falah setelah pelaksanaan salat Dhuha menghadirkan lingkungan yang nyaman bagi peserta didik untuk fokus membaca dan menyerap isi buku yang mereka pilih.

Dengan kembali aktifnya kegiatan literasi pada awal tahun ajaran baru, MAN 4 Jakarta berharap budaya membaca dapat tumbuh semakin kuat di kalangan peserta didik. Melalui program ini, madrasah berupaya mencetak generasi yang religius, berwawasan luas, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, mampu mengembangkan potensi diri, serta memiliki pemahaman yang baik terhadap dinamika kehidupan bermasyarakat melalui kekuatan literasi.

Silakan Hubungi Kami