Jakarta – MAN 4 Jakarta Selatan bekerja sama dengan Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah sukses menyelenggarakan kegiatan PENTAS PRESENSIA pada Rabu, 29 Juli 2026 di Aula MAN 4 Jakarta Selatan. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 peserta ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus sarana edukasi bagi para murid untuk semakin mengenal kekayaan seni tradisional Indonesia, khususnya budaya Jawa Tengah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino, S.IP., M.M., yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 4 Jakarta Selatan, Tri Wibowo Cahyadien, yang hadir mewakili Kepala MAN 4 Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Risturino menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan MAN 4 Jakarta Selatan dalam menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pelestarian budaya bangsa.

Mewakili Kepala Madrasah, Tri Wibowo Cahyadien menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa madrasah memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada generasi muda. Menurutnya, penguatan karakter para murid dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan yang memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Daya tarik utama PENTAS PRESENSIA adalah pagelaran wayang yang dibawakan oleh Bapak Robby, guru Seni MAN 4 Jakarta Selatan, yang bertindak sebagai dalang. Penampilan tersebut berhasil memukau seluruh peserta dengan alur cerita yang sarat akan pesan moral, kepemimpinan, kejujuran, serta semangat menjaga persatuan. Kepiawaian Bapak Robby dalam membawakan pertunjukan membuat suasana aula menjadi hidup dan penuh antusiasme.

Selama pagelaran berlangsung, para peserta tidak hanya menikmati pertunjukan wayang, tetapi juga memperoleh penjelasan mengenai filosofi, sejarah, serta makna yang terkandung dalam setiap tokoh dan cerita. Melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif, para murid diajak untuk memahami bahwa seni tradisional tetap relevan sebagai media pembelajaran karakter di era modern.

Tidak hanya menyaksikan pertunjukan, para murid juga memperoleh kesempatan langka untuk mencoba menjadi dalang secara langsung. Dengan bimbingan Bapak Robby, beberapa peserta tampil di depan panggung untuk memainkan tokoh wayang dan mempraktikkan teknik dasar mendalang, mulai dari menggerakkan wayang hingga menghidupkan karakter melalui intonasi suara. Pengalaman interaktif ini disambut dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu, sehingga semakin menumbuhkan apresiasi para murid terhadap seni pewayangan sebagai warisan budaya Indonesia yang adiluhung.

Kegiatan PENTAS PRESENSIA menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan mampu menghadirkan program yang edukatif sekaligus inspiratif. Selain memperluas wawasan budaya, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia serta mendorong generasi muda untuk ikut menjaga dan melestarikannya di tengah derasnya arus globalisasi.

Melalui kegiatan ini, MAN 4 Jakarta Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang holistik, yaitu pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kecintaan terhadap budaya bangsa, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Diharapkan sinergi antara Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah dan MAN 4 Jakarta Selatan dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang bermanfaat bagi perkembangan murid-muridnya.

Silakan Hubungi Kami