<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>karya tulis &#8211; MAN 4 Jakarta</title>
	<atom:link href="https://man4jkt.sch.id/tag/karya-tulis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://man4jkt.sch.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2026 02:39:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/cropped-logo3-32x32.png</url>
	<title>karya tulis &#8211; MAN 4 Jakarta</title>
	<link>https://man4jkt.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Madrasahku Hebat</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/03/24/madrasahku-hebat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2022 03:49:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<category><![CDATA[karya tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2026</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Herlin Suswati ~ Pemerintah pernah merevisi kurikulum dan memunculkan berbagai istilah terkait pendidikan karakter. Namun demikian pada hakekatnya kurikulum tersebut mempunyai mempunyai tujuan yang sama yaitu terbentuknya karakter pada diri para siswa. Kebijakan pemerintah ini dikejawentahkan di berbagai sekolah   dengan caranya masing-masing. Madrasah sebagai salah satu institusi pendidikan yang ada di negeri ini, selalu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Herlin Suswati ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Pemerintah pernah merevisi kurikulum dan memunculkan berbagai istilah terkait pendidikan karakter. Namun demikian pada hakekatnya kurikulum tersebut mempunyai mempunyai tujuan yang sama yaitu terbentuknya karakter pada diri para siswa. Kebijakan pemerintah ini dikejawentahkan di berbagai sekolah   dengan caranya masing-masing. Madrasah sebagai salah satu institusi pendidikan yang ada di negeri ini, selalu mendukung dan mengaplikasikan   kebijakan  tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekolahku adalah sebuah institusi yang menyandang nama Madrasah. Madrasah adalah sebuah institusi pendidikan di bawah Kementerian Agama. Muatan  kegamaaan di madrasah lebih padat dan beragam. Ada sekitar 20 JP setiap minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Mata pelajaran terkait keagamaan dibagi 2 kategori yaitu untuk kelas jurusan umum  (IPA, IPS, BAHASA) dan jurusan Keagamaan. Sebagian mata pelajaran jurusan keagamaan diantaranya Ilmu Hadis Peminatan, Al Quran Hadis, Bahasa Arab Peminatan (Sastra Arab), Bahasa Arab Umum, Sejarah Kebudayaan Islam. Ilmu Tafsir peminatan, Ushul Fikih, fikih dan Akidah Akhlak, serta Tahfiz.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan beragam mata pelajaran terkait bidang keagamaan, diharapkan mampu membekali para siswa dengan ilmu yang berimbang di sisi duniawi dan akhirat. Lebih jauh terbentuknya karakter siswa yang kuat karena didasari oleh ilmu yang tepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun demikian karakter siswa tidak terbentuk secara otomatis dengan mempelajari beragam ilmu keagamaan yang mayoritas hanya berisi teori saja. Karakter harus ditumbuhkan dengan melakukan kegiatan pembiasaan rutin. Pembiasaan rutin pun harus dirancang, dikelola dengan baik dan diawasi serta dikontrol agar mendapatkan hasil yang diharapkan. Pada akhirnya terbentuk karakter baik dalam diri para siswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Madrasah Aliyah Negeri 4 (MAN 4) Jakarta, ada dua hal yang berbeda terkait kegiatan pembiasaan untuk pembentukan karakter. Kegiatan tersebut dibagi 2 fase yaitu ketika masa sebelum pandemi <em>covid 19 </em>dan selama pandemi <em>covid 19. </em>  </p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum pandemi, Madrasah sudah merancang kegiatan pembiasaan terkait pembentukan karakter ini. Kegiatan ini dilakukan mulai pukul 06.30 s.d. 07.00 WIB. setiap hari efektif sekolah yang terdiri dari tahfidz, tadarus, dhuha (TTD), tahlil dan literasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan TTD berlangsung hari senin, selasa dan rabu. Literasi dilakukan pada hari kamis dan tahlil pada hari jumat. Seluruh civitas akademika madrasah terlibat dalam kegiatan pembiasaan pagi ini.   </p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan TTD  dibagi ke dalam 2 aktivitas yang berbeda. Aktivitas pertama para wali kelas memandu membimbing, memantau, memonitor dan menerima setoran hafalah surat al quran dari para siswa sebagaimana yang sudah ditargetkan. Kegiatan ini dapat dilakukan di dalam  kelas masing-masing atau di dalam masjid.</p>
<p style="text-align: center;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2027 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/siswa-tahfiz.jpg" alt="" width="329" height="211" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/siswa-tahfiz.jpg 329w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/siswa-tahfiz-300x192.jpg 300w" sizes="(max-width: 329px) 100vw, 329px" /><em>Gambar 1. Suasana pembiasaan pagi sebelum pandemi covid</em></p>
<p style="text-align: justify;">Selesai tahfidz, dilanjutkan dengan sholat dhuha di masjid. Biasanya para guru berada di belakang barisan siswa untuk memonitor dan mengikuti kegiatan ini. Sementara tim guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) secara bergiliran memandu di depan barisan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat  pandemi <em>covid 19</em><em> merebak,</em> kegiatan pembiasaan pagi tetap dilaksanakan secara virtual melalui <em>zoom meeting</em> dengan jadwal dan petugas yang sudah ditentukan. Petugas biasanya terdiri dari 1 pembawa acara, 1 pemandu acara, <em>host zoom</em>, 3 siswa membaca tilawah, 1 siswa memberikan ceramah singkat dan 1 siswa sebagai pembaca doa.</p>
<p style="text-align: center;"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2028 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/pembiasaan-pagi.jpg" alt="" width="344" height="224" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/pembiasaan-pagi.jpg 344w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/pembiasaan-pagi-300x195.jpg 300w" sizes="(max-width: 344px) 100vw, 344px" /><em>Gambar 2. Flyer pembiasaan pagi </em></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut gambar kegiatan pembiasaan pagi yang dilakukan di masjid. Kegiatan dilakukan ketika sudah ada kebijakan dari sekolah untuk melakukan kegiatan Pembelajaran Tata Muka (PTM) yang di mulai pada bulan Januari 2022.</p>
<p style="text-align: center;"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2029 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/tahfiz-putra-putri.jpg" alt="" width="394" height="170" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/tahfiz-putra-putri.jpg 394w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/tahfiz-putra-putri-300x129.jpg 300w" sizes="(max-width: 394px) 100vw, 394px" /><span style="font-size: inherit; text-align: center;">Gambar 3 dan 4 . Tahfidz putra dan putri</span></p>
<p style="text-align: center;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2030 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/sholat-dhuha.jpg" alt="" width="396" height="253" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/sholat-dhuha.jpg 396w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/sholat-dhuha-300x192.jpg 300w" sizes="(max-width: 396px) 100vw, 396px" />Gambar 5. Sholat Dhuha</p>
<p style="text-align: justify;">Begitupun dengan kegiatan literasi. Saat sebelum pandemi, teknis pelaksanaan literasi yaitu pertama siswa membaca secara bersama masing-masing buku yang sudah ditentukan kriterianya oleh tim literasi selama 15 menit. Setelah itu siswa menuliskan kembali apa yang telah dibaca di atas selembar kertas folio bergaris selama 15 menit juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika sudah selesai para siswa mengumpulkan hasil tulisannya di dalam mapnya masing-masing. Setiap level kelas mengumpulkan map dengan warna yang berbeda. Pada akhirnya tim literasi yang terdiri dari para guru akan menerima semua map literasi dari seluruh siswa untuk diapresiasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat pandemi <em>covid 19</em><em>,</em> kegiatan literasi tetap dilaksanakan secara virtual melalui <em>zoom meeting</em> dengan jadwal dan petugas yang sudah ditentukan.</p>
<p style="text-align: center;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2031 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/presentasi-tugas-literasi.jpg" alt="" width="341" height="280" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/presentasi-tugas-literasi.jpg 341w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/presentasi-tugas-literasi-300x246.jpg 300w" sizes="(max-width: 341px) 100vw, 341px" /><em>Gambar 6. Flyer Literasi</em></p>
<p style="text-align: justify;">Pembentukan karakter para siswa yang tidak kalah pentingnya adalah menumbuhkan rasa kebangsaan dan menanamkan kecintaan kepada tanah air dengan cara melakukan upacara bendera secara rutin setiap senin pagi. Berikut foto kegiatan upacara bendera saat pandemi <em>covid 19</em> saat sudah diberlakukan PTM.</p>
<p style="text-align: center;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2032 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/upacara.jpg" alt="" width="398" height="214" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/upacara.jpg 398w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/upacara-300x161.jpg 300w" sizes="(max-width: 398px) 100vw, 398px" />Gambar 7. Upacara Bendera Senin</p>
<p style="text-align: justify;">Pada akhirnya kegiatan pembiasaan yang dirancang dengan baik dan dilaksanakan secara berkelanjutan akan menumbuhkan karakter kuat bagi siapapun. Jika kita sebagai anak bangsa mempunyai karakter yang kuat maka kita akan  menuju bangsa yang hebat.</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-1 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:33.33%">
<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="279" height="217" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/profil-herlin.jpg" alt="" class="wp-image-2033"/></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:66.66%">
<p style="text-align: justify;"><strong>Herlin Suswati</strong> adalah pendidik yang mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris di MAN 4 Jakarta sejak tahun 1998.   </p>
<p style="text-align: justify;">Pendidikan S-1 Jurusan Tarbiyah (Pendidikan) Bahasa Inggris, di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat – Jakarta. Menyelesaikan pendidikan S-2 Prodi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung atas biaya Negara (Beasiswa) dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Tujuh buah buku antologi berhasil dia luncurkan sejak Mei 2021 sampai dengan Februari 2022. Berhasikan menerbitkan buku solo perdana berjudul “<strong>Belajar Menulis Mulai Dari Nol</strong>” pada Bulan Maret 2022.</p>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator"/>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TuMan TuSan dalam Teks Ulasan Film dan  Drama</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2021/11/24/tuman-tusan-dalam-teks-ulasan-film-dan-drama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2021 02:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<category><![CDATA[karya tulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=1811</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Lisnur Azizah ~ Menulis itu sebagai obat BT (baca bosan) Juga loh. Ada orang yang saat BT lihatin ikan peliharaannya, ada pula yang memandang bunga di pekarangan rumah, bahkan ada yang mancing walau kadang GA dapat hasil, kasihan deh. BT istilah anak gaul sekarang mana kala mengahadapi permasalahan yang tidak mampu diselesaikannya, BT bukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh: Lisnur Azizah ~</em></p>
<hr />
<p style="text-align: justify;">Menulis itu sebagai obat <em>BT (baca bosan) </em>Juga loh. Ada orang yang saat <em>BT </em>lihatin ikan peliharaannya, ada pula yang memandang bunga di pekarangan rumah, bahkan ada yang mancing walau kadang GA dapat hasil, kasihan deh.</p>
<p style="text-align: justify;"><em style="font-size: inherit;">BT</em><span style="font-size: inherit;"> istilah anak gaul sekarang mana kala mengahadapi permasalahan yang tidak mampu diselesaikannya, </span><em style="font-size: inherit;">BT bukan</em><span style="font-size: inherit;"> hanya karena menunggu terlalu lama tapi juga akan muncul ungkapan tersebut saat menerima tugas dari gurunya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai alasan muncul untuk tidak melaksanakan tugas yang diberikan oleh guru, dari masalah… nulis dimana, …waktunya hanya sedikit,… bingung mau buat apa sampai yang paling <em>Afgan  (</em>baca sadis) yaaaa <em>BT </em> alias bosan. Alih &#8211; alih tidak mau mengerjakan, “ “namanya juga anak &#8211; anak” …jawab mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai guru cerdas, masa kalah sama siswanya, sesuai kesepakatan yang kami buat saat KBM berlangsung suatu hari,  munculah jurus pamungkas yaitu “kembali ke pasal satu”. Siswa yang mulai merajuk agar tidak kebablasan kita harus antisipasi. Teringatlah akronim “one day one ayat”, “one day one Juz” hemmmm terpikirlah untuk membuat akronim, tapi tidak kebarat-baratan karena jelas bukan orang barat , apa lagi istilah asing karena saya bukan orang asing. Gunakan akronim produk lokal saja ikuti gaya IGI dengan istilah <em>SAGU SABUnya, SAGU SATAB dan SAGU SANOV. </em>Jreng jreng saya gunakan istilah <em> TUMAN TUSAN </em>apa itu? “ Satu Teman Satu Tulisan” hemmmm gimana caranya? Ga usah merasa digurui  ya hanya berbagi pengalaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Ide ini muncul saat membahas materi membuat teks ulasan film dan drama, siswa diharapkan mampu membuat teks ulasan film menggunakan bahasa jurnalis yang kreatif. Teknisnya setelah, dengan wajah ceria para siswa disuguhi tayangan sebuah film mereka didaulat untuk membuat satu teks ulasan. Mulai agak <em>manyun </em>neh anak, GA  apalah paling sebentar karena akan kita perkenalkan dengan teknis menulis TUMAN TUSAN.” Gimana caranya Bu” mulai <em>kepo </em>(baca: ingin tahu). Sambil menonton film para siswa diminta mencatat apa &#8211; apa yang menurut mereka penting sebagai bahan tulisan. Dari Identitas film, adegan menarik, ungkapan &#8211; ungkapan membumi, sampai pada design poster film,  juga tata suara dan pengambilan gambar. Semua catatan itu menjadi  bekal dikemudian hari kelak saat menulis.loh&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Sekiranya bahan &#8211; bahan  bekal dianggap cukup kita mulai beraksi dengan <em>TUMAN TUSAN . </em>Siswa yang telah siap dengan kertas dan pena menuangkan, ide maksimal dua kalimat saja dalam jangka waktu lima menit dari setiap bagian struktur teks ulasan. Setelah lima menit silakan kertas masing &#8211; masing siswa diberikan pada teman sebelahnya dan siswa yang paling belakang menyerahkan pada siswa yang duduk di depan, setalah lima menit berlalu, dan begitu seterusnya sampai kepada masing &#8211; masing tulisan siswa kembali ke pemiliknya masing &#8211; masing. Tidak terasa dua kali empat puluh menit waktupun berlalu, semua berteriak “ tunggu Bu saya masih ada ide “ waahhh luar biasa dan setelah empat puluh lima menit pun tiba, tiga puluh tulisan siswa siap untuk dikoreksi.</p>
<p style="text-align: justify;">“ternyata nulis itu ngilangin <em>BT  </em>juga ya Bu” ahhh senangnya mendengar pernyataan indah itu “ lebay deh ibu” jawab anak &#8211; anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Yuuu coba TUMAN TUSAN.</p>
<p> </p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>PROFIL PENULIS</strong></p>



<div class="wp-block-image is-style-default"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="496" height="453" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2021/12/profil-kak-lisnur.jpg" alt="" class="wp-image-1812" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2021/12/profil-kak-lisnur.jpg 496w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2021/12/profil-kak-lisnur-300x274.jpg 300w" sizes="(max-width: 496px) 100vw, 496px" /></figure></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
