<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>artikel populer &#8211; MAN 4 Jakarta</title>
	<atom:link href="https://man4jkt.sch.id/tag/artikel-populer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://man4jkt.sch.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Apr 2022 03:57:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/cropped-logo3-32x32.png</url>
	<title>artikel populer &#8211; MAN 4 Jakarta</title>
	<link>https://man4jkt.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sahur on The Road : Masih Perlukah?</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/19/sahur-on-the-road-masih-perlukah/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/19/sahur-on-the-road-masih-perlukah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2022 04:20:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2229</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Tri Wibowo Cahyadien ~ Memasuki hari ke-17 Ramadhan pada tahun 2022 Masehi, mengingatkan kembali pada fenomena di masyarakat terutama di kalangan remaja yaitu mengadakan kegiatan Sahur on The Road. Ya, fenomena membagi – bagikan makanan kepada fakir miskin yang ditemui di sepanjang jalan, dilakukan secara berkelompok dan konvoi kendaraan dengan jumlah tertentu merupakan hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Tri Wibowo Cahyadien ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Memasuki hari ke-17 Ramadhan pada tahun 2022 Masehi, mengingatkan kembali pada fenomena di masyarakat terutama di kalangan remaja yaitu mengadakan kegiatan <em>Sahur on The Road</em>. Ya, fenomena membagi – bagikan makanan kepada fakir miskin yang ditemui di sepanjang jalan, dilakukan secara berkelompok dan konvoi kendaraan dengan jumlah tertentu merupakan hal yang jamak terjadi dan mudah ditemui saat Bulan Ramadhan seperti saat ini. Fenomena <em>Sahur on The Road</em> sendiri identik pula diselenggarakan oleh komunitas tertentu, seperti komunitas almamater sekolah, komunitas otomotif/ motor, komunitas profesi dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Esensi <em>Sahur on The Road</em> pada dasarnya adalah berbagi terhadap sesama. Berbagi terhadap sesama, membangun kepedulian sosial, di sisi lain juga bernilai sedekah dan ibadah. Dari sisi kebersamaan dalam kelompok juga memberikan nilai lebih tersendiri seperti kesolidan, kekompakan dan eksistensi di masyarakat. Namun, nilai positif yang terdapat dalam kegiatan ini, seolah memudar oleh sikap – sikap tidak terpuji yang akhir – akhir dapat terlihat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini memiliki perannya masing – masing dalam melemahkan nilai positif dari kegiatan <em>Sahur on The Road</em>. Ditelisik lebih lanjut, pihak &#8211; pihak yang selalu identik dengan <em>Sahur on The Road</em> dapat diindentifikasi menjadi 2 pihak yaitu penyelenggara/ partisipan dan fakir miskin/ dhuafa yang ditemui di jalan.</p>
<p style="text-align: center;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2230 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/Capture-shr-1.jpg" alt="" width="371" height="279" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/Capture-shr-1.jpg 371w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/Capture-shr-1-300x226.jpg 300w" sizes="(max-width: 371px) 100vw, 371px" /><em style="font-size: inherit;">Gambar 1: Salah satu bentuk aksi vandalisme peserta Sahur on The Road (Sumber TMC Polda Metro Jaya)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Yang pertama, dilihat dari aspek penyelenggara/ partisipannya. Pada dasarnya, pelaksanaan <em>Sahur on The Road</em> banyak memiliki nilai positif di dalamnya. Namun, akhir – akhir ini, penyelenggaraannya ternodai oleh sikap – sikap tidak terpuji dari partisipannya seperti berkonvoi berkelompok dengan cara menutup sebagian jalan, pelanggaran rambu lalu lintas, berhenti mendadak. Kadang disertai pula dengan aksi vandalisme di fasilitas umum, selain itu, kadang dijumpai pula oknum partisipan <em>Sahur on The Road</em> ini membawa dan meledakkan petasan selama kegiatan berlangsung, membawa senjata tajam dan bertindak provokatif terhadap komunitas lain yang ditemui di jalan. Tindak provokatif ini tidak jarang pula menimbulkan perkelahian (baca: tawuran) antar komunitas yang terlibat <em>Sahur on The Road</em> tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang kedua, dilihat dari aspek sasaran kegiatan ini, yaitu fakir miskin/ dhuafa. Fenomena kemunculan fakin miskin/ dhuafa yang disebut manusia gerobak jamak terjadi saat Bulan Ramadhan. Seolah tidak ingin ketinggalan momen Ramadhan, kehadirannya menjamur dan mudah ditemui. Seperti diketahui bahwa momen bulan suci Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, bulan peningkatan ibadah umat Islam, baik ibadah dalam bentuk ritual religius maupun dalam bentuk membangun hubungan dan kepedulian terhadap sesama.</p>
<p style="text-align: center;"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2231 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/Capture-shr-2.jpg" alt="" width="308" height="307" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/Capture-shr-2.jpg 308w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/Capture-shr-2-300x300.jpg 300w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/Capture-shr-2-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 308px) 100vw, 308px" /><em>Gambar 2: manusia gerobak (sumber: https://www.suara.com/foto/2020/04/23/153636/jelang-bulan-puasa-manusia-gerobak-bermunculan-di-jakarta)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kemunculan manusia gerobak, akan makin mudah ditemui pada saat Ramadhan. Hal ini disebabkan dari segi jumlahnya yang meningkat (adanya manusia gerobak dadakan) dan di sisi lain, manusia gerobak seolah menjadi tidak malu – malu menampakkan dirinya di sepanjang jalan jelang sore hingga sahur. Tentunya hal ini dilakukan untuk memperoleh rezeki tambahan selama bulan Ramadhan. Namun, kemunculannya tentu memberikan dampak yang kurang nyaman bagi siapapun yang menemuinya. Seperti kemunculan manusia gerobak di trotoar atau di pinggir jalan membuat jalan – jalan di kota menjadi terlihat kumuh, semrawut dan tentunya juga menambah kemacetan pada saat tertentu seperti jam pulang kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaksanaan <em>Sahur on The Road</em> yang dilaksanakan secara berkelompok, beriringan/ konvoi dengan target sasaran manusia gerobak tentu menjadi lebih banyak mudharatnya karena banyak memunculkan hal tidak tepat di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan kepedulian terhadap sesama seperti <em>Sahur on The Road</em> bijaknya dialihkan melalui lembaga penyelenggara layanan zakat, panti asuhan atau panti werda, masjid di tempat terpencil dan sebagainya. Hal ini tentunya untuk mengantisipasi/ meminimalisir dampak negatif yang kerap melekat dalam <em>Sahur on The Road</em>. Bukankah niat baik membantu sesama selama bulan Ramadhan harus memberikan dampak positif pula kepada masyarakat? Jangan sampai niat baik membantu sesama justru dicederai oleh rasa “kebanggaan kelompok” yang cenderung destruktif dan menghilangkan nilai – nilai kepedulian terhadap sesama pula.</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="724" height="1024" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg" alt="" class="wp-image-2097" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg 724w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-212x300.jpg 212w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-768x1087.jpg 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-1086x1536.jpg 1086w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001.jpg 1241w" sizes="(max-width: 724px) 100vw, 724px" /></figure></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/19/sahur-on-the-road-masih-perlukah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hikmah dibalik Pandemi</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/14/hikmah-dibalik-pandemi/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/14/hikmah-dibalik-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2022 05:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<category><![CDATA[pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2219</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Raliyanti ~ Tak ada yang menginginkan suatu musibah datang menghampiri. Tentunya tak ada pula orang yang mau mengalami kesusahan, kesedihan juga kesengsaraan. Setiap orang mendambakan kehidupan tanpa rintangan. Selalu berdoa untuk kebahagiaan dunia akhirat bersama orang-orang yang dikasihi. Namun jika musibah itu terjadi maka tak ada yang dapat untuk menghindar. Berbagai sikap muncul pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Raliyanti ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Tak ada yang menginginkan suatu musibah datang menghampiri. Tentunya tak ada pula orang yang mau mengalami kesusahan, kesedihan juga kesengsaraan. Setiap orang mendambakan kehidupan tanpa rintangan. Selalu berdoa untuk kebahagiaan dunia akhirat bersama orang-orang yang dikasihi. Namun jika musibah itu terjadi maka tak ada yang dapat untuk menghindar. Berbagai sikap muncul pada diri manusia dalam menghadapi ini. Ada yang meratap, mengeluh, sabar hingga berpasrah diri, diam dalam doa dan semakin mendekatkan diri pada Sang pencipta. Allah berfirman, <em>“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah SWT.” (Q.S. Al-Hadid:22)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Corona Virus Disease 19 atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona atau Covid-19 mulai mewabah di Indonesia pada maret 2020. Awal diketahui penyakit ini ada di Indonesia, yaitu dari terdeteksinya dua warga negara Indonesia yang terpapar virus ini. Mereka tertular dari warga Jepang yang terpapar namun baru terdeteksi penyakitnya ketika warga Jepang itu ke Malaysia. Setelah itu tak tahu bagaimana, tiba-tiba saja virus ini sudah menular ke siapa saja. Dari satu orang, dua orang kemudian bertambah banyak lagi yang terpapar hingga mencapai ribuan orang. Sungguh sangat cepat penularannya. Mengejutkan semua orang. Tentunya banyak yang belum siap menghadapi dan bingung menyikapi awal virus ini mewabah. &nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Virus ini sendiri berasal dari Kota Wuhan, Cina. Sejak akhir tahun 2019 masyarakat Wuhan berjuang melawan wabah ini. Banyak korban berjatuhan dan kota itu pun akhirnya di <em>lock down</em>. Semua aktivitas dibatasi dan warganya tidak diizinkan untuk keluar rumah. Pemerintah bersama tenaga kesehatan dengan sigap, bahu membahu menangani wabah yang melanda.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu banyak berita simpang siur yang menceritakan asal muasal munculnya virus ini. Ada yang mengatakan bahwa virus ini berasal dari hewan kelelawar, dari kebocoran laboratorium hingga adanya konspirasi. Entah berita mana yang bisa dipercaya. Berita-berita tersebut beredar begitu saja dengan mudahnya di dunia maya. Membuat orang-orang semakin resah dan ketakutan. Namun satu hal yang pasti, virus ini nyata adanya. Dimana virus ini menyerang orang-orang yang lemah imunitas di tubuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Berita terpapar sembuh, terpapar pergi silih berganti terdengar. Sedih? Ya. Sangat sedih. Apalagi melihat orang-orang yang dikasihi dan&nbsp; orang-orang yang kita kenal juga ikut terpapar. Ada yang sembuh dan ada pula yang kembali ke ilahi. Benar-benar jahat sekali virus ini. Merenggut keceriaan orang-orang yang dikasihi. Menghancurkan segala harapan yang telah dirajut. Air mata pun sudah sulit mengalir. Hanya dapat berpasrah diri menjalani hari demi hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Kehadiran virus ini bukan hanya merenggut nyawa kehidupan. Namun upaya untuk kelangsungan hidup pun direnggut. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena putus hubungan kerja secara massal. Usaha yang meredup sehingga tak ada pemasukan keuangan. Perekonomian negara pun menjadi lesu.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun kini beberapa sektor perekonomian mulai menggeliat, namun duka masih belum hilang juga. Kesuraman hidup, hati dan perasaan masih dirasakan.&nbsp;&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai ikhtiar untuk mengakhiri pandemi ini,&nbsp;Pemerintah sudah berkali-kali menerapkan pembatasan kegiatan pada masyarakat. Istilahnya pun berganti-ganti yang intinya merujuk pada pembatasan gerak masyarakat dalam melakukan kegiatan di luar rumah. Mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Transisi PSBB, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, hingga PPKM empat level. Melarang masyarakat untuk mudik pada hari libur dan hari raya besar, pembatasan hingga pelarangan kegiatan di tempat-tempat ibadah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu ada juga pemberlakuan aktivitas pekerjaan kantor. Di tempat-tempat kerja diberlakukan <em>Work from Home</em> <em>(WFH)</em> dan <em>Work from Office </em><em>(WFO)</em>. Dengan bergantian-gantian masuk kerja di lokasi kantor setiap harinya dan sebagiannya lagi bekerja dari rumah saja.&nbsp; Melaksanakan protokol kesehatan di tempat kerja dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan pada sektor pendidikan, pembelajaran juga dilakukan dari rumah. Bisa melalui internet dengan menggunakan aplikasi e-learning atau media pembelajaran lain yang memangkas intensitas pertemuan langsung antara guru dengan siswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah juga terus menghimbau masyarakat untuk menjalankan Protokol kesehatan. Memakai masker, Mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, menjauhi kerumunan dan tak lupa juga untuk selalu memanjatkan do&#8217;a. Selain itu masyarakat juga diberikan vaksinasi untuk kesehatan.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kedukaan dan kesuraman akibat pandemi memang masih dirasakan. Namun roda kehidupan terus berputar.&nbsp;Matahari masih terbit dari timur, ayam jantan masih berkokok ditiap pagi dan kicau burung masih bersenandung menyambut hari. Seperti biasanya, seperti tidak terjadi apa-apa. Seolah makhluk virus kecil itu seperti tak ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun pandemi telah membuat ritme kehidupan manusia berubah.&nbsp;&nbsp;Banyak hal yang terjadi pada manusia. Pandemi mengubah pandangan hidup, kecakapan dan kemampuan manusia. Baik dalam menjaga diri, menghibur diri dan meningkatkan kemampuan diri. Menjadikan dirinya menjadi manusia yang berkualitas. Dari kesuraman ada cahaya, di balik pandemi ada hikmah yang didapat.</p>
<p style="text-align: justify;">Hikmah merupakan makna atau pelajaran. Apa pun yang terjadi pada diri manusia hendaknya manusia dapat memetik hikmahnya. Hikmah laksana cahaya yang memberikan penerangan pada pikiran. Membuat setiap orang dapat hidup dengan tenang bila dapat menariknya dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa hikmah di balik pandemi yang bisa kita ambil, di antaranya:</p>
<p><em>1. Lebih Rajin Beribadah</em></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin saat ini manusia harus semakin berpikir. Wabah yang melanda bagi seseorang yang beragama seharusnya menjadikannya semakin lebih dekat kepada sang pencipta. Menyadari bahwa betapa besarnya sang Khaliq. Bahwa Allah&nbsp; berkuasa atas hidup matinya makhluk ciptaanNya. Pandemi menyadarkan semua orang bahwa sebenarnya hidup matinya manusia itu tak berjarak. Manusia hanyalah makhluk yang lemah. Menyadarkan akan kesombongan yang pernah diagung-agungkan seolah manusia dapat menciptakan dan berbuat apa pun di dunia ini. Manusia menciptakan berbagai macam alat teknologi, segala urusan kehidupan menjadi semakin mudah. Namun mereka lupa bahwa akal pikiran yang digunakan untuk menciptakan alat tersebut sumbernya dari Allah Sang Pencipta. Kehadiran makhluk virus kecil merupakan suatu peringatan bahwa sebenarnya manusia masih belum bisa menyaingi sang pencipta. Virus Covid sudah membuat manusia di seluruh dunia tak berdaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, hikmah terbaiknya dalam diri manusia beragama adalah semakin giat beribadah, berdoa dan berbuat amal kebajikan. Beribadah dengan penuh ikhlas, mengingat kematian, menjadi lebih memiliki kepedulian dan empati terhadap orang lain. Membantu siapa pun yang kesusahan karena pada saat ini banyak orang yang sedang sangat memerlukan.</p>
<p><em>2. Menjaga Kebersihan</em></p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum pemerintah menganjurkan untuk menjalankan protokol kesehatan yang di antaranya mencuci tangan, di dalam islam sudah memerintahkan umatnya untuk rajin mencuci tangan. Terutama sebelum makan atau memegang sesuatu. Umat islam juga dianjurkan untuk bersuci dan berwudhu terutama pada saat akan sholat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebersihan merupakan sebagian dari iman. Kebersihan merupakan kunci dari terhindarnya berbagai penyakit. Rajin mencuci tangan dengan air bersih dan mengalir dapat menghindarkan manusia dari terpaparnya kuman penyakit yang menempel di tangan. Untuk itu manusia semestinya harus mengutamakan menjaga kebersihan untuk diri dan lingkungan.</p>
<p><em>3. Menguasai Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Menjaga jarak dan membatasi aktivitas sosial bukanlah suatu kesalahan bersosialisasi pada saat ini.&nbsp;Dengan terbatasnya aktivitas secara langsung bukan berarti tak dapat beraktivitas secara virtual. Pengalihan kegiatan secara virtual ini membuat orang harus menguasai alat teknologi, informasi dan komunikasi. Penggunaan komputer atau gawai dan aplikasinya menjadi syarat utama baik itu untuk bekerja, mengajar dan belajar. Dengan adanya pandemi ini mau tidak mau harus melek Informasi dan Teknologi (IT). Menjadi bisa karena keadaan yang memaksa.&nbsp;</p>
<p><em>4. Kesadaran Menuntut Ilmu</em></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah bekerja, <em>kegabutan</em> pun melanda. Pada masa pandemi ini banyak sekali kegiatan webinar-webinar yang diadakan. Ada yang berbayar ada pula yang gratis. Kesempatan mengikuti terbuka luas, tinggal dari pribadi orang tersebut apakah mau atau tidak mengupgrade diri.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Internet membuat seolah tak ada jarak lagi antara orang yang satu dengan yang lain di seluruh penjuru negeri. Berbagai macam kegiatan positif yang tersebar dapat diikuti. Belajar dan berbagi ilmu lebih mudah dan banyak manfaatnya. Seolah surganya ilmu pengetahuan tinggal dipetik.</p>
<p><em>5. Menjadi Guru Kreatif</em></p>
<p style="text-align: justify;">Semakin dekat dengan IT semakin penasaran untuk mencoba berbagai aplikasi yang ada. Di antaranya aplikasi yang digandrungi generasi muda sekarang. Contohnya Youtube. Banyak pengguna baru Youtube yang muncul pada masa pandemi. Terutama dikalangan guru. Ada guru yang menjadi youtuber dadakan karena mengajar secara daring. Video pembelajaran yang telah dibuat di<em>upload</em> di aplikasi Youtube untuk memudahkan peserta didik dalam belajar.</p>
<p style="text-align: justify;">Keinginan untuk memberikan pembelajaran normal di masa <em>new</em> normal ini mendorong banyak guru untuk lebih kreatif. Belajar aplikasi video untuk membuat materi pelajaran merupakan salah satu cara untuk mentransfer ilmu pengetahuan. Materi yang diberikan lebih mengena dan sesuai dengan yang diharapkan. Kemudian dibagikan melalui aplikasi komunikasi, aplikasi youtube atau aplikasi apa saja yang memudahkan siswa untuk mengakses. Pandemi menjadikan guru semakin kreatif.</p>
<p>6. Bercocok tanam</p>
<p style="text-align: justify;">Bercocok tanam juga menjadi pilihan kegiatan di masa pandemi.&nbsp; Tiba-tiba saja demam bercocok tanam melanda. Tak peduli di lahan luas atau di lahan sempit. Aktivitas ini mengisi hari-hari pada masa pandemi. Hingga saat ini semakin banyak yang peduli untuk menghijaukan lahan rumah mereka. Bahkan ada yang sudah&nbsp; panen dan merasakan hasil dari jerih payahnya bercocok tanam.</p>
<p style="text-align: justify;">Di satu sisi, banyaknya minat dalam bercocok tanam membuat melonjaknya harga tanaman berikut kelengkapan media tanamnya. Membuat perekonomian di bidang ini menggeliat naik. Di saat pendapatan masyarakat mengalami penurunan, justru di bidang pertanaman ini para pedagang bertambah rezekinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, dengan keharusan setiap orang untuk selalu berdiam diri di rumah dan melakukan kegiatan bercocok tanam, menyebabkan kurangnya polusi udara. Kurangnya aktivitas di luar rumah membuat udara menjadi lebih segar, sehat dan bersih.</p>
<p style="text-align: justify;">Pandemi memang masih melanda penjuru negeri. Hingga saat ini masih belum dapat diprediksi kapan musibah ini akan berakhir. Segala kedukaan yang dirasakan semoga tidak menjadikan manusia frustasi dan berputus asa. Bersabar dalam menghadapi musibah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT merupakan jalan terbaik untuk kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ikhtiar yang telah dilakukan semoga juga akan berbuah manis. Kita masih berharap akan hadirnya obat untuk memberikan kesembuhan bagi mereka yang terpapar. Harapan yang lebih besar tentunya putusnya mata rantai penyebaran virus ini. Sehingga tak ada lagi orang yang terpapar dan dunia ini benar-benar bersih dari penyakit ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Dan sungguh akan kami berikan ujian atau cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar.” (Q.S. Al-Baqarah: 155)</em></p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="751" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-raliyanti-1024x751.png" alt="" class="wp-image-2220" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-raliyanti-1024x751.png 1024w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-raliyanti-300x220.png 300w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-raliyanti-768x563.png 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-raliyanti.png 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></div>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/14/hikmah-dibalik-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bahasa Mengenal Bangsa</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/14/mengenal-bahasa-mengenal-bangsa/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/14/mengenal-bahasa-mengenal-bangsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2022 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2183</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Nia Kurniasih, S.Pd. ~ Allah SWT menciptakan dunia dengan berbagai ragam manusia sebagai penghuninya. Sebagaimana yang dituliskan dalam QS Al Hujuraat ayat 13 bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Dari sekelompok suku dan bangsa, manusia&#160; menempati dunia diberbagai tempat dan wilayah. Mereka hidup didalam kelompok suku bangsanya, dan menciptakan alat komunikasi yaitu bahasa. Bahasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Nia Kurniasih, S.Pd.  ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Allah SWT menciptakan dunia dengan berbagai ragam manusia sebagai penghuninya. Sebagaimana yang dituliskan dalam QS Al Hujuraat ayat 13 bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Dari sekelompok suku dan bangsa, manusia&nbsp; menempati dunia diberbagai tempat dan wilayah. Mereka hidup didalam kelompok suku bangsanya, dan menciptakan alat komunikasi yaitu bahasa. Bahasa akan memudahkan sekelompok suku atau bangsa untuk berinteraksi sesama mereka. Dari sinilah muncul berbagai ragam bahasa didunia. Bahasa –bahasa ini ada yang dipakai oleh hanya suku atau bangsa tersebut saja, ada yang berkembang menjadi bahasa yang dipakai sebagai pengantar suku bangsa lain didunia, ada juga yang berkembang menjadi bahasa yang banyak dipelajari manusia lain didunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Beragamnya manusia di dunia ini dengan berbagai suku bangsa dan bahasa bukanlah dimaksudkan untuk membatasi interaksi antar manusia hanya kepada sesama suku, bangsa atau bahasa yang sama. Manusia&nbsp; dianugerahi Allah dengan akal dan nafsu sehingga terbukalah peluang bagi manusia untuk memanfaatkan dan mengembangkan berbagai potensi yang ada pada dirinya untuk mempertinggi nilai kehidupannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mempertinggi nilai kehidupannya manusia diberi amanah oleh Allah untuk menjadi khalifah Allah di muka bumi. Untuk menjadi khalifah Allah di muka bumi ini dengan sebaik-baiknya maka manusia menggunakan segala potensi yang diberikan Allah kepadanya. Untuk menjalankan peran sebagai khalifah Allah di muka bumi ini sebaik-baiknya manusia mau tidak mau harus mengenal dan berinteraksi dengan alam lingkungannya termasuk dengan manusia lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dorongan untuk mengenal dan memahami lebih mendalam alam lingkungannya ini telah mengantarkan manusia pada pencapaian ilmu pengetahuan alam yang makin tinggi. Sains dan teknologi berkembang pesat karena manusia terus menerus berupaya mengenal, memahami dan memanfaatkan alam lingkungannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dorongan untuk mengenal dan memahami lebih mendalam manusia lainnya telah mengantarkan manusia pada pencapaian ilmu sosial yang juga makin luas. Perbedaan-perbedaan yang ada antar manusia karena perbedaan fisik tubuh, tempat tinggal, kebiasaan, budaya, adat istiadat bahkan perbedaan pemikiran tidaklah menghalangi dorongan untuk mengenal manusia lainnya lebih dalam lagi. Bahkan perbedaan bahasa yang menjadi alat komunikasi dan interaksi antar manusia tidaklah menjadi halangan untuk saling mengenal. Manusia mempelajari bahasa manusia lainnya yang berbeda agar mereka lebih saling mengenal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahasa Jepang Sebagai salah satu bahasa asing yang dipelajari ditingkat sekolah menengah atas,termasuk salah satu bahasa asing yang diajarkan di MAN 4 Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Firman Allah dalam surat Al Hujurat ayat 13 di atas bisa dijadikan sebagai salah satu landasan guru bahasa asing dalam memotivasi siswa mempelajari bahasa asing seperti Bahasa Jepang.. Landasan niat atau motivasi keagamaan ini sangat penting tertanam pada diri siswa agar belajar Bahasa Jepang tidak bernilai sia-sia di hadapan Allah swt.</p>
<p style="text-align: justify;">Agar hasil proses belajar dapat lebih optimal maka sangat penting bagi guru membuat siswa dapat mengikuti pelajaran bahasa Jepang dengan senang, aktif dan antusias. Karena itu sebagai guru perlu untuk mendorong siswa memiliki motivasi yang membuat mereka dapat belajar bahasa&nbsp; asing ( Bahasa Jepang) dengan lebih baik yang akan memperkaya ketrampilan dan kemampuan berkomunikasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Bangsa Jepang dikenal sebagai bangsa yang memiliki nilai-nilai peradaban yang masih dipertahankan sampai saat ini. Bangsa Jepang mampu mempertahankan nilai-nilai tradisi dan memadukan nilai-nilai modern dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Mendapatkan kesempatan pelatihan di Jepang selama kurang lebih 3 bulan, bisa melihat langsung bagaimana kehidupan keseharian masyarakat Jepang. Saya melihat praktek Islam ada dinegara Jepang seperti kebersihan, keteraturan, semangat kerja yang tinggi, ketepatan waktu, optimisme dan lain-lain meskipun mereka tidak mengenal Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh nyata yang saya dapatkan adalah ketika kita akan naik turun kendaraan, naik turun tangga, membeli tiket kereta api, semua orang sabar dengan antrian, tidak ada yang saling sikut mendahului, ucapan <strong><em>arigatou gozaimashita</em></strong>&nbsp; (terimakasih), <strong><em>sumimasen </em></strong>( maaf/permisi ), <strong><em>onegaishimasu</em></strong> ( minta tolong ) selalu terucap walau untuk hal-hal kecil saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Berlandaskan QS Al Hujuraat ayat 13 diatas,&nbsp; penulis berpendapat bahwa sangatlah penting untuk memberikan pelajaran Bahasa Asing kepada siswa di Madrasah Aliyah, terlebih dalam era globalisasi dimana tekhnologi dan informasi berkembang&nbsp; sangat cepat dan dapat dijangkau oleh setiap orang. Arus informasi dari bangsa lain datang begitu deras begitu juga kemajuan bangsa lain yang tentu sangat kita perlukan informasinya . Dengan mengenal dan menguasai&nbsp; bahasa bangsa lain, diharapkan kita bisa mengambil hal-hal positif yang dapat dikembangkan oleh bangsa kita.　</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="751" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-sensei-1024x751.png" alt="" class="wp-image-2204" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-sensei-1024x751.png 1024w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-sensei-300x220.png 300w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-sensei-768x563.png 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-sensei.png 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/14/mengenal-bahasa-mengenal-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyongsong Kurikulum Baru</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/13/menyongsong-kurikulum-baru/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/13/menyongsong-kurikulum-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2022 06:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2170</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Halimatussa’diyah ~ Kurikulum merupakan pedoman yang dimiliki oleh guru sebagai panduan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya terdapat berbagai alat bantu yang bisa digunakan oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kata kurikulum berasal dari Bahasa Yunani kuno Curriculae, Curir artinya&#160;&#160;pelari dan Curere artinya ditempuh atau berpacu. Curriculum kemudian diartikan ke dalam makna jarak yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: <em>Halimatussa’diyah</em> ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Kurikulum merupakan pedoman yang dimiliki oleh guru sebagai panduan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya terdapat berbagai alat bantu yang bisa digunakan oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kata kurikulum berasal dari Bahasa Yunani kuno <em>Curriculae, Curir</em> artinya&nbsp;&nbsp;pelari dan <em>Curere</em> artinya ditempuh atau berpacu. Curriculum kemudian diartikan ke dalam makna jarak yang harus ditempuh oleh pelari. Mengambil makna yang terkandung dari derivasi kata curricae tersebut, dalam dunia pendidikan kurikulum diartikan sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau diselesaikan anak didik untuk memperoleh ijazah.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut UU No. 20 Tahun 2003, pengertian kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajarn untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Definisi ini secara eksplisit menyebutkan rukun yang terdapat dalam sebuah kurikulum, yakni meliputi program belajar, tujuan pembelajaran, mata pelajaran, bahan ajar dan metode.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesuai fungsinya sebagai pedoman dasar dalam melaksanakan proses pembelajaran, kurikulum di Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan ini terjadi tidak hanya melulu karena isu politik ganti menteri ganti kurikulum melainkan karena adanya kebutuhan mendesak yang menyebabkan pemerintah harus melakukan perubahan kurikulum. Setidaknya perubahan kurikulum dilakukan untuk menjawab kebutuhan atas perubahan zaman, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak disusunnya kurikulum pertama kali di Indonesia yakni pada tahun 1947 yang diberi nama Kurikulum Rentjana Pelajaran 1947 kurikulum di Indonesia telah mengalami 11 perubahan kurikulum yakni Kurikulum Rentjana Pelajaran 1947, Kurikulum 1952, Kurikulum 1964, Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984, Kurikulum 1994, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004, Kurikulum KTSP 2006, Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesebelas kurikulum tersebut memiliki perbedaan karakteristik sesuai dengan kebutuhan dan tujuan atau arah Pendidikan pada sebuah masa. Perubahan tersebut setidaknya meliputi perubahan pada irisan kompetensi dasar,&nbsp; metode pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan tujuan pembelajaran. Sebagai contohnya, kurikulum 1947 atau kurikulum Rentjana menitik beratkan pada Pendidikan watak, kesadaran bernegara dan bermasayarakat kemudian disempurnakan (dirubah) dengan kurikulum 1952 atau yang di kenal dengan Rentjana Pelajaran Terurai 1952 mengatur tentang topik pembahasan setiap mata pelajaran yang dihubungkan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Begitupun dengan dua perubahan kurikulum dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006 menjadi Kurikulum 2013 dimana pada KTSP kurikulum difokuskan pada konsep desentralisasi Pendidikan pada system Pendidikan sesuai kondisi sekolah dan siswa masing-masing sementara pada Kurikulum 2013 kegiatan pembelajarn difokuskan pada pengembangan kompetensi yang meliputi kognisi, psikomotor dan afeksi siswa. Pengembangan kompetensi ini dianggap penting dalam rangka menyiapkan generasi yang memiliki keterampilan abad 21 (21<sup>st</sup> century skill).</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini pemerintah di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (KEMENDIKBUDRISTEK) yang dipimpin oleh Nadiem Makarim telah meluncurkan kurikulum baru yang disebut dengan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dikeluarkan sebagai respon atas ditemukannya <em>gap</em> pendidikan antara satu daerah dengan daerah lainnya serta untuk menyusul ketertinggalan pendidikan <em>(loss learning)</em> akibat terjadinya wabah Covid 19. Penggunaan Kurikulum Merdeka diserahkan pada satuan pendidikan masing-masing dengan menimbang kesiapan dan sumber daya yang ada. Setiap satuan Pendidikan diberikan tiga pilihan untuk menggunakan salah satu dari tiga kurikulum yang ada yakni Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat dan Kurikulum Merdeka sebelum akhirnya kurikulum ini akan diterapkan secara nasional pada tahun 2024.</p>
<p style="text-align: justify;">Kurikulum Merdeka menitikberatkan esensi belajar yang berpijak pada prinsip setiap anak memiliki bakat dan minatnya masing-masing. Berpedoman pada hal tersebut Kurikulum Merdeka merumuskan proses pembelajaran yang bersifat menumbuhkan bakat dan minat siswa melalui tiga stimulus. Pertama pembelajaran berbasis projek, kedua fokus pada materi essensial dan ketiga pembelajaran yang dilaksanakan guru menyesuaikan kemampuan siswa dengan menyesuaikan konteks dan muatan lokal.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, secara personal apa yang harus kita lakukan untuk menyongsong kurikulum baru ini. Tentu saja, yang harus kita lakukan pertama kali adalah menerima. Menerima artinya bersikap positif dan bersikap aktif. Sikap positif kita aktualisasikan dengan berpikir positif bahwa yang menjadi tujuan dari perubahan ini adalah tujuan perbaikan, sedangkan bersikap aktif berarti mencari tahu dan memahami esensi dari perubahan itu sendiri. Maka niscaya tujuan perubahan akan tercapai.</p>
<hr>
<p style="text-align: justify;"><strong>Profil Penulis</strong></p>


<div class="wp-block-image is-style-default"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="341" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-ms-haya-1024x341.png" alt="" class="wp-image-2174" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-ms-haya-1024x341.png 1024w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-ms-haya-300x100.png 300w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-ms-haya-768x256.png 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-ms-haya.png 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></div>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/13/menyongsong-kurikulum-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Peristiwa Nasional yang Terjadi saat Bulan Ramadhan</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/13/beberapa-peristiwa-nasional-yang-terjadi-saat-bulan-ramadhan/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/13/beberapa-peristiwa-nasional-yang-terjadi-saat-bulan-ramadhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2022 05:30:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2177</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Tri Wibowo Cahyadien ~ Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, kehidupan kenegaraan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari beberapa peristiwa penting yang terjadi pada saat Bulan suci Ramadhan. Berikut adalah peristiwa penting di awal kemerdekaan yang terjadi di Indonesia: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Rangkaian perjuangan bangsa Indonesia selama beberapa tahun silam menemui titik puncaknya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Tri Wibowo Cahyadien ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, kehidupan kenegaraan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari beberapa peristiwa penting yang terjadi pada saat Bulan suci Ramadhan. Berikut adalah peristiwa penting di awal kemerdekaan yang terjadi di Indonesia:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Proklamasi Kemerdekaan Indonesia</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2178 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-1.jpg" alt="" width="385" height="258" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-1.jpg 385w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-1-300x201.jpg 300w" sizes="(max-width: 385px) 100vw, 385px" /></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Rangkaian perjuangan bangsa Indonesia selama beberapa tahun silam menemui titik puncaknya. Perjuangan pergerakan Indonesia melalui organisasi nasional seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, Persatuan pemuda melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, peristiwa Rengasdengklok merupakan rangkaian peristiwa yang dilalui Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Setelah polemik antara golongan tua dan golongan muda mengenai cara memperjuangkan kemerdekaan Indonesia akhirnya Indonesia memutuskan Kemerdekaan Indonesia terjadi pada 17 Agustus 1945 M (9 <em>Ramadhan</em> 1364 H).<strong> </strong></p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li><strong>Pengesahan RUUD 1945 menjadi UUD 1945</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2179 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-2.jpg" alt="" width="348" height="282" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-2.jpg 348w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-2-300x243.jpg 300w" sizes="(max-width: 348px) 100vw, 348px" /></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah proklamasi kemerdekaan RI dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1945 M (9 Ramadhan 1364 H) maka diperlukan adanya landasan hukum dalam penyelenggaraan negara, susunan pemerintahan serta pembentukan lembaga negara. Dengan kesadaran akan kondisi tersebut, maka pada tanggal 18 Agustus 1945 M (10 Ramadhan 1364 H) dilaksanakanlah rapat yang dilakukan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dan hasil dari rapat PPKI tersebut adalah Pengesahan RUUD 1945 menjadi UUD 1945, Pengangkatan Presiden dan Wakil Presiden serta pengesahan KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) sebagai lembaga negara yang merupakan cikal bakal menjadi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) saat ini.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li><strong>Agresi Militer Pertama Belanda</strong></li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2180 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-3.jpg" alt="" width="438" height="248" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-3.jpg 438w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-3-300x170.jpg 300w" sizes="(max-width: 438px) 100vw, 438px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Agresi Militer Belanda di latar belakangi oleh kekalahan Belanda dalam Perang Dunia II yang berdampak langsung pada lesunya ekonomi di Negeri Belanda. Untuk mengembalikan gairah ekonominya, Belanda membutuhkan stimulus berupa tersedianya sumber – sumber barang bernilai ekonomi. Disisi lain, untuk memudahkan rencananya tersebut, Belanda melalui Van Mook berpidato menyampaikan bahwa Indonesia berada di bawah Belanda dalam bentuk pemerintahan persemakmuran. Namun, pernyataan tersebut ditolak mentah – mentah oleh Indonesia karena telah memproklamirkan diri sebagai negara yang merdeka. Lambat laun, kondisi semakin tidak kondusif antara kedua belak pihak dan semakin memanas. Dan pada akhirnya pada 21 Juli 1947 M (3 Ramadhan 1366 H) Belanda melancarkan agresinya yang pertama.<strong> </strong></p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li><strong>Percobaan Pembunuhan Presiden Soekarno</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2181 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-4.jpg" alt="" width="404" height="200" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-4.jpg 404w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/p-4-300x149.jpg 300w" sizes="(max-width: 404px) 100vw, 404px" /></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bung Karno yang saat itu sedang memimpin sidang Dewan Pertimbangan Agung (DPA) di Istana, lalu terjadi serangan yang dilakukan seorang pilot militer. Pilot yang diduga terlibat pemberontakan Permesta saat itu, menembak ke arah ruang makan Istana berharap Bung Karno ada disana yang memang sering digunakan. Peristiwa tersebut terjadi tanggal 9 Maret 1960 M (11 <a href="https://prfmnews.pikiran-rakyat.com/tag/Ramadhan">Ramadhan</a> 1379 H). Sehingga tidak ada agenda kegiatan di ruang makan tersebut.</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="724" height="1024" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg" alt="" class="wp-image-2097" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg 724w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-212x300.jpg 212w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-768x1087.jpg 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-1086x1536.jpg 1086w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001.jpg 1241w" sizes="(max-width: 724px) 100vw, 724px" /></figure></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/13/beberapa-peristiwa-nasional-yang-terjadi-saat-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Negosiasi Dalam Al Quran</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/negosiasi-dalam-al-quran/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/negosiasi-dalam-al-quran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2022 06:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2118</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Lisnur Azizah ~ Berbekalah dengan ketaqwaan karena kita tidak pernah tahu apabila gelap gulita malam datang, masih bisakah kita menatap sang fajar esok hari?“ Sosialisasi dalam kehidupan tidak terlepas dengan adanya komunikasi berdasarkan kesapakatan, perjanjian juga negosiasi. Perjanjian dan kesepakan adalah suatu aktivitas yang dilakukan dua orang atau lebih untuk mendapatkan keuntungan di antar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Lisnur Azizah ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Berbekalah dengan ketaqwaan karena kita tidak pernah tahu apabila gelap gulita malam datang, masih bisakah kita menatap sang fajar esok hari?“ Sosialisasi dalam kehidupan tidak terlepas dengan adanya komunikasi berdasarkan kesapakatan, perjanjian juga negosiasi. Perjanjian dan kesepakan adalah suatu aktivitas yang dilakukan dua orang atau lebih untuk mendapatkan keuntungan di antar kedua belah pihak. Berbeda dengan negosiasi istilah ini muncul untuk membantu dua orang atau lebih yang menginginkan keuntungan berbeda, tergantung dari sudut pandang pembuat kesepakatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Berawal minimya contoh teks materi negosiasi penulis mencoba menciptaka terobosan baru tentang teks negosiasi yang tidak hanya dalam aktifitas jual beli namun ternyata bisa masyarakat ditemukan dalam sirah nabawi dan kisah-kisah para sahabat juga peristiwa sejarah Islam yang termuat dalam Alquran. Karena alasan itulah tulisan ini bertajuk “Negosiasi dalam Alquran”.</p>
<p style="text-align: justify;">Jujur, penulis bukanlah orang yang menguasi ilmu tentang bagaimana memahami Alquran melaui tafsir dan terjemahan, tulisan ini mecoba menampilkan sesuatu yang berbeda dan tidak “mainstream” menurut bahasa kekinian tentang sesuatu yang biasa. Penulis mencoba mengangkat kembali peristiwa-peristiwa apa saja dalam Alquran yang bisa diangkat menjadi materi ajar di sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata jika digali secara mendalam Alquran banyak memberi inspirasi yang dapat membantu dan memudahkan para guru yang merasa kekurangan untuk mendapatkan materi ajar dalam kurikulum yang berlaku sekarang ini. “Negosiasi dalam Alquran” merupakan awal, membuka cakrawala baru dalam mengisi dan memanfaatkan isi teks yang ada. Insyaallah dengan izin-Nya penulis akan mencoba menghadirkan pula materi ajar yang berhubungan dengan materi-materi dalam kurikulum pada Alquranul Karim. </p>
<p style="text-align: justify;">Penulis berharap setiap jengkal teks dan terjemahan yang berkaitan denagn negosiasi pada tips ini dampat membangkitan pendidikan karakter siswa Indonesia dengan memahami bahwa negosiasi yang baik itu tidak hanya terjadi di masa kini namun dipraktikan pula sejak hadirnya manusia di muka bumi.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa contoh teks negosiasi yang termuat dalam Al quran tentunya merupakan kisah-kisah yang sebelumnya pernah diketahui oleh para pembaca, namun para pendidk dapat mencoba menampilkan kembali dengan pola yang berbeda. </p>
<p style="text-align: justify;">Negosiasi menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah proses tawar menawar dengan jalan berunding untuk memberi atau menerima guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain. Pengertian tersebut adalah pengertian pertama sedangkan pengertian yang kedua dari negosiasi adalah penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak-pihak yang bersengkata. </p>
<p style="text-align: justify;">Materi negosiasi yang terdapat dalam materi pembelajaran bahasa Indonesia kelas X tingkat SMA/MA, menginginkan kompetensi dasar siswa yang mampu menjalin komunikasi di tengah masyarakat sesuai prosedur yang berlaku dengan etika yang baik. Pemahaman masyarakat tentang negosiasi bisa jadi berbeda-beda, begitu pula yang akan terjadi pada persepsi siswa di sekolah. Contoh-contoh negosiasi yang dihadirkan dalam beberapa sumber tentunya berusaha menghadirkan persepsi sama tentang apa itu negosiasi yang sebenarnya, paling tidak negosiasi yang dimaksud bisa sesuai dengan pemahaman mendasar siswa. Selain itu para siswa yang nota benenya siswa madrasaah pada khususnya dapat memanfaatkan moment pembelajaran materi negosiasi ini sambil menggali tafsir al quran dan dapat berkolaborasi dengan mapel keagamaan yaitu Al quran dan hadits. </p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa judul teks negosiasi dalam sumber bacaan lain masih minim merujuk pada terjemahan dan tafsir Alquran yang memuat kisah-kisah hikmah. Teks negosiasi yang dihadirkan dalam al quran ini tentunya kisah atau peristiwa berisi teks negosiasi yang dilakukan beberapa nabi dan sahabat, yang tentunya kesepakatan yang terjadi terlihat tidak memaksa justru sungguh santun. </p>
<p style="text-align: justify;">Dilihat dari kacamata negosiasi yang ideal, sebenarnya hasil yang diperoleh dari kesepakatan itu sendiri tidaklah terlihat seperti hal yag menguntungkan secara dominan, melainkan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh si pembuat kesepakatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh negosiasi yang “mainstream“ adalah transaksi jual beli dalam proses tawar menawar. Bila dilihat dari kacamata pembeli setelah proses tawar menawar, pembeli seolah-olah merupakan orang yang paling berhasil dalam negosiasi. Jika harga barang yang ditawarkan bergesar pada titik terendah, dan sebaliknya penjual seolah menjadi orang yang paling menderita jika barang yang dijualnya akan berpindah tangan dengan harga yang tidak sesuai dengan penawaran. Persepsi negosiasi tersebut tidak selamanya benar. Mengapa tidak benar? karena tujuan negosiasi itu sendiri adalah mencapai situasi saling menguntungkan dan tidak ada yang dirugikan walupun terlihat berbeda, dalam negosiasi yang dilakukan, hasil kesepakatannya tidak harus menghasilkan kualitas nilai yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Apapun hasil negosiasi yang tercipta, hal paling utama bagi pendidikan adalah berusaha melakukan interaksi sosial tersebut dengan ketentuan yang sesuai prosedur di antaranya, menggunakan bahasa yang santun, kesepakan yang dihasilkan tidak merugikan kedua belah pihak, bersifat menerima argumen dari pihak mitra dan melaksanakan hasil kesepakatan dengan ikhlas. </p>
<p style="text-align: justify;">Semoga pemilihan ide ini sedikitnya bisa membantu para pendidik dan peserta didik dalam menemukan contoh teks negosiasi, tanpa harus bersusah payah mencari teks negosiasi di buku yang berbeda-beda. Dengan keberadaan kisah-kisah negosiasi dari tajuk “Negosiasi dalam Alquran“ insyaallah bermanfaat. Penulis coba tampilkan salah satu contoh teks negosiasi dalam Al quran yang diambil dari salah satu kisah nabi Isa yang tentu sudah penulis sadur menjadi satu teks sesuai struktur teks negosiasi berikut kutipannya</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Diplomasi Isa Kepada Tuhannya</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar nama Isa tentu tidak jauh dari gelar Almasih dan ibundanya Mariam. Sesungguhnya kisah Almasih tidak hanya berisi tentang usaha beliau menaklukkan umatnya Bani Israil. Banyak kisah yang mengingatkan peristiwa kehidupan Isa tentang diangkatnya ke langit sampai pada peristiwa negosiasi Nabi Isa kepada Tuhan, yang dilakukan sebagai bentuk pembelaan Nabi Isa kepada umatnya dan dirinya sendiri. </p>
<p style="text-align: justify;">Peristiwa diplomasi Nabi Isa ini termuat dalam Surat Almaidah ayat 116-118. Terjemahan ayat tersebut adalah sebagai berikut, “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?” Isa menjawab, “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib.&#8221; </p>
<p style="text-align: justify;">“Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: ‘Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu’, dan adalah</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.”</p>
<p style="text-align: justify;">“Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” </p>
<p style="text-align: justify;">Percakapan Nabi Isa dengan Tuhannya dalam terjemahan Surat Almaidah tersebut, mungkin terlihat biasa saja. Apalagi untuk beberapa orang yang hanya sekilas membaca terjemahan. Sebenarnya diplomasi seorang hamba kepada Tuhannya sungguh luar biasa, bagaimana Allah SWT memberi kesempatan kepada orang kepercayaannya untuk memberi klarifikasi atas apa yang dilakukan umatnya di dunia. </p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang kiamat kelak Allah SWT akan memanggil para Nabi beserta umatnya masing-masing. Salah satu Nabi yang akan dipanggil saat itu adalah Nabi Isa AS. Dimulailah dialog penuh kekuatan super dahsyat ini saat Allah SWT bertanya, “Hai Isa putra Maryam apakah benar kamu memproklamirkan, bahwa Dirimu dan Mariyam ibumu sebagai Tuhan selain Allah SWT?” mendengar pertanyaan Allah SWT yang memang murka sehingga malaikat merinding ketakukan. Dengan Kesantunan tinggi yang dimiliki Nabi Isa, Dia mencoba menjawab pertanyaan Allah SWT karena sesungguhnya Isa sangat memehami bagaimana murkanya Allah SWT kepada umatnya. Menjawablah Isa, “Mahasuci Engkau ya Tuhanku tidak mustahak aku mengatakan yang bukan hakku, jika pun aku berani mengatakannya tentulah <br />Engkau lebih mengetahui dibandingkan hamba-Mu yang lemah ini, Isa pun manambahkan klarifikasinya “Rabbana&#8230; Engkau mengetahui apa yang ada di hatiku apatah daya diri yang lemah ini tak sedikitpun mengetahui apa yang ada dalam hati-Mu karena sesungguhnya Engkaulah lah yang maha tahu perkara yang ghaib.” </p>
<p style="text-align: justify;">Diplomasi mulai terlihat ketika ayat selanjutnya Nabi Isa memintakan ampun atas apa yang dilakukan umatnya seraya menyatakan bahwa siksa yang diturunkan kepada umatnya jelas hak Allah namun dengan santun kembali Nabi Isa memberi pernyataan pembelaannya bahwa Allah pemberi taufik dan rahmat maka jika Allah meberikan pengampunan maka akan berefek umatnya semaikin lebih dekat kepada Allah SWT. </p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kehidupan sehari-hari negosiasi dan diplomasi seringkali terjadi. Tentu hal yang berbeda jika negosiasi yang dilakukan itu adalah antara Nabi dan Tuhannya, terlihat begitu santun tidak memaksakan kehendak. Namun hasil dari negosiasi anatara Isa AS dan Allah SWT tentang kondisi umatnya kelak yang termaktub dalam Surat Almaidah ayat 116-118 tentu tidak akan kita jumpai sekarang sekarang ini. Apapun hasil dari negosiasi tersebut hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui, <em>Wallahu a’lam</em>&#8230;</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="496" height="453" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2021/12/profil-kak-lisnur.jpg" alt="" class="wp-image-1812" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2021/12/profil-kak-lisnur.jpg 496w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2021/12/profil-kak-lisnur-300x274.jpg 300w" sizes="(max-width: 496px) 100vw, 496px" /></figure></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/negosiasi-dalam-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekskul, Prestasi, dan Apresiasi</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/ekskul-prestasi-dan-apresiasi/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/ekskul-prestasi-dan-apresiasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2022 06:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2110</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Tri Wibowo Cahyadien ~ Kegiatan ekstrakurikuler atau disingkat menjadi ekskul merupakan bagian kegiatan sekolah yang tidak dapat dipisahkan. Mengutip Peraturan Pemerintah Nomor 62 tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler.   Pasal 1 menjelaskan &#8220;kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler di bawah bimbingan dan pengawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Tri Wibowo Cahyadien  ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Kegiatan ekstrakurikuler atau disingkat menjadi ekskul merupakan bagian kegiatan sekolah yang tidak dapat dipisahkan. Mengutip Peraturan Pemerintah Nomor 62 tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler.  </p>
<p style="text-align: justify;">Pasal 1 menjelaskan &#8220;kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler di bawah bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan.&#8221; Lebih lanjut, pada pasal 2 dijelaskan mengenai tujuan ekstrakurikuler yaitu &#8220;mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama dan kemandirian peserta didik secara optimal dalam rangka mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ekstrakurikuler sendiri pada pelaksanaan terbagi menjadi 2 kegiatan, yaitu yang dilaksanakan di dalam ruangan dan di luar ruangan. Tiap satuan pendidikan memiliki kebijakan sendiri dalam penyelenggaraannya, misal; ekstrakurikuler memiliki standar minimal jumlah peserta, mewajibkan satu ekstrakurikuler, atau menitikberatkan pada satu ekstrakurikuler yang populer tertentu. Serta ada pula ekstrakurikuler yang mengikuti ciri atau ideologi sekolah, misalkan pada sekolah Islam terpadu cenderung menekankan peserta didiknya untuk kegiatan panahan, berenang atau tahfidz.    </p>
<p style="text-align: justify;">Ekstrakurikuler sebagai alternatif kegiatan yang positif di lingkungan sekolah perlu mendapatkan dukungan serupa dengan pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Hal ini dianggap perlu karena mengingat bahwa tidak melulu peserta didik memiliki atau berminat dalam pengembangan akademik. Patut disadari bahwa kenyataannya dalam lingkup kelas, akan selalu ada beberapa peserta didik yang berminat di pengembangan diri pada kegiatan ekstrakurikuler. Oleh karena itu, sekolah memiliki peranan vital.   </p>
<p style="text-align: justify;">Anak-anak yang memiliki minat atau bahkan berprestasi dalam ekstrakurikuler tentunya harus diapresiasi oleh pihak sekolah, terutama oleh guru. Sekolah harus memiliki budaya mengapresiasi peserta didik yang berprestasi dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non akademik. Baik anak yang serba bisa (cerdas di kelas dan terampil dalam ekstrakurikuler) ataupun anak yang hanya berprestasi dalam bidang non akademik.  Budaya apresiasi prestasi ini akan berdampak positif untuk kesehatan mental anak tersebut ke depannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mari bersama-sama membangun dan mulai mengapresiasi anak-anak yang berprestasi di bidang non akademik adalah anak yang memiliki keisitimewaan layaknya keistimewaan kecerdasan anak–anak di bidang akademik. Di sisi lain, mungkin perlu juga diri kita untuk melihat, mendukung secara langsung anak tersebut dalam perlombaan. Atau setidaknya kita pernah melihat kesungguhan mereka pada saat berlatih di sekolah.  Terkadang anak-anak memberi inspirasi kepada kita, inspirasi tentang kesungguhan, kecerdasan motorik, <em>teamwork</em> dan <em>fair play</em>.</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="724" height="1024" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg" alt="" class="wp-image-2097" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg 724w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-212x300.jpg 212w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-768x1087.jpg 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-1086x1536.jpg 1086w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001.jpg 1241w" sizes="(max-width: 724px) 100vw, 724px" /></figure></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/ekskul-prestasi-dan-apresiasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembuatan Google Site Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh (Daring)</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/pembuatan-google-site-sebagai-media-pembelajaran-jarak-jauh-daring/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/pembuatan-google-site-sebagai-media-pembelajaran-jarak-jauh-daring/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2022 06:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2100</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : Iip Syaifurazak ~ Abstrak Google Site merupakan suatu tool yang digunakan untuk menciptakan custom website. Mirip dengan wiki, Kita dapat mengembangkan situs kita sendiri dalam membuat website dan isinya. Kemudian Kita dapat memilih kepada siapa saja situs tersebut dibagikan. Kita dapat menentukan siapa pemiliknya, siapa yang Kita izinkan untuk mengedit dan memperbaiki situs, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh : Iip Syaifurazak ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: center;"><strong>Abstrak</strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Google Site merupakan suatu tool yang digunakan untuk menciptakan custom website. Mirip dengan wiki, Kita dapat mengembangkan situs kita sendiri dalam membuat website dan isinya. Kemudian Kita dapat memilih kepada siapa saja situs tersebut dibagikan. Kita dapat menentukan siapa pemiliknya, siapa yang Kita izinkan untuk mengedit dan memperbaiki situs, dan siapa yang Kita izinkan untuk melihat situs. Kita dapat membatasi siapa saja yang dapat melihat situs menjadi kelompok kecil dan pribadi atau Kita dapat memilih untuk mempublikasikan supaya situs mudah diakses siapa saja di dunia. </em><em>Karena situs kita disimpan “di dunia maya”, situs Kita tersedia untuk perangkat apa saja yang yang dapat mengakses </em><em>internet dan dapat diakses darimana saja yang memiliki koneksi internet tersedia.</em><br /><em><strong>Kata Kunci: Google site, website, situs, internet, kolaborasi</strong></em></p>
<hr />
<p style="text-align: justify;"><strong>1.      Pendahuluan</strong></p>
<p>Dikutip dari <a href="https://sites.google.com/site/tutorialsitesums/definisi">https://sites.google.com/site/tutorialsitesums/definisi </a>Pertanyaan yang pertama kali dalam benak kita yaitu Mengapa menggunakan situs google?</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa alasan kenapa kita menggunakan google site :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Gratis</li>
<li style="text-align: justify;">Mudah di Jika kita memasukan teks, Kita dapat langsung membuat sebuah halaman web.</li>
<li style="text-align: justify;">Kita bisa mengkolaborasikan dengan yang lain untuk membuat dan menyunting isi situs.</li>
<li style="text-align: justify;">Terintegrasi dengan perangkat Google lain jadi kita dapat dengan mudah berbagi video, foto, presentasi dan kalender.</li>
<li style="text-align: justify;">Situs kita mudah dicari menggunakan teknologi pencari Google.</li>
<li style="text-align: justify;">Semua versi halaman kita tersimpan. Kita dapat melihat kapan dan oleh siapa perbaikan-perbaikan dilakukan.</li>
<li style="text-align: justify;">Kita dapat menentukan siapa yang memiliki akses ke situs kita dan tingkatan izin yang kita berikan pada pengguna.</li>
<li style="text-align: justify;">Pengguna dapat berlangganan untuk merubah halaman pengumuman. Pembaharuan akan dikirim ke Google atau halaman Google Reader mereka.</li>
<li style="text-align: justify;">Situs kita tersimpan di server keamanan Google.</li>
<li style="text-align: justify;">Gratis penyimpanan online 15 GB</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Adapun untuk Para guru dapat menggunakan situs Google sebagai berikut :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Membuat halaman web kelas yang memungkinkan keluarga murid tetap mendapatkan informasi tentang berita di kelas, kegiatan yang akan datang, kebijakan-kebijakan dll. Termasuk foto dan video.</li>
<li style="text-align: justify;">Memposting tugas, template dan rubrik.</li>
<li style="text-align: justify;">Memposting tutorial video untuk siswa yang dapat ditonton di rumah sebagai bantuan tambahan atau agar siswa tidak ketinggalan pelajaran penting ketika mereka absen/tidak hadir di sekolah</li>
<li style="text-align: justify;">Membuat formulir survei, kemudian orang tua atau siswa dapat melengkapi pertanyaan secara online.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan untuk Siswa dapat menggunakan situs google sebagai berikut :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Membuat portofolio pekerjaan personal mereka.</li>
<li style="text-align: justify;">Bekerjasama dengan siswa di seluruh dunia untuk berbagi ide, membuat isi dan membicarakan ide-ide mereka.</li>
</ol>
<p><strong>2. Pembuatan Google Site</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti dikutip dari <a href="https://glints.com/id/lowongan/google-sites-adalah/%23.YUP3wbgzZJs">https://glints.com/id/lowongan/google-sites-adalah/#.YUP3wbgzZJs </a>Cara Membuat Website di Google Sites, Fitur apa saja yang bisa memudahkan proses tersebut ? Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>
<p>Buat akun Google</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Pertama-tama tentu saja pastikan kita sudah punya akun Google terlebih dahulu. Kalau tidak, kita tidak bisa menggunakan fitur yang ada di dalam Sites.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li>
<p>Buka Google Sites</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Langkah selanjutnya, kunjungi <a href="https://sites.google.com/new">https://sites.google.com/new </a>atau bisa juga melalui: menu “Google apps” yang ada di pojok kanan atas <em>browser</em></p>
<p>Google Drive ^ (+) New ^ More ^ Google Sites</p>
<p>Setelah itu, kita akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2102 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/1-pic-gs.jpg" alt="" width="592" height="297" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/1-pic-gs.jpg 592w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/1-pic-gs-300x151.jpg 300w" sizes="(max-width: 592px) 100vw, 592px" /></p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li>
<p>Klik (+) atau <em>template </em>yang ada</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kalau sudah, langsung klik menu (+) atau buka Template gallery dan pilih <em>template </em>yang ada. Dari <em>screenshot </em>berikut, contohnya kita memilih <em>template </em>dengan tema salon.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2103 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/2-pic-gs.jpg" alt="" width="599" height="279" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/2-pic-gs.jpg 599w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/2-pic-gs-300x140.jpg 300w" sizes="(max-width: 599px) 100vw, 599px" /></p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li>
<p>Mulai buat <em>website </em>sesuai keinginan</p>
</li>
</ol>
<p>Setelah itu, utak-atik <em>website </em>mulai dari namanya, masukkan logo, dan detail-detail lainnya.</p>
<p>Kita bisa memodifikasi <em>theme </em>yang digunakan dan mengedit per halaman, klik saja menu “Page” yang ada di kanan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2104 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/3-pic-gs.jpg" alt="" width="590" height="272" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/3-pic-gs.jpg 590w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/3-pic-gs-300x138.jpg 300w" sizes="(max-width: 590px) 100vw, 590px" /></p>
<p>Sangat mudah, bukan? Kalau belum jelas silahkan tonton video pada link berikut : Dikutip dari #sinaubarengcakrye #cakryetutorial</p>
<p>Pembelajaran Jarak Jauh dengan Google Sites mudah dan efisien untuk guru dan siswa</p>
<p><strong>Video </strong><a href="https://youtu.be/3uIRrF82p8U"><strong>https://youtu.be/3uIRrF82p8U</strong></a></p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Kesimpulan dari Pembuatan Media pembelajaran dengan menggunakan Google site adalah :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>
<p>Membantu guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh sebagai solusi atau pengganti pembelajaran tatap muka yang tidak mungkin dilaksanakan pada masa pandemi covid 19 saat ini,</p>
</li>
<li>
<p>Cara pembuatannya mudah tidak memerlukan keahlian khusus dan gratis.</p>
</li>
</ol>
<p><strong>3.      Contoh/ Hasil Google site </strong></p>
<p>Untuk Contoh atau hasil google site yang dibuat adalah sebagai berikut : <a href="https://sites.google.com/view/tahfidzman4jakarta/halaman-muka">https://sites.google.com/view/tahfidzman4jakarta/halaman-muka<br /></a></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2105 aligncenter" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/4-pic-gs.jpg" alt="" width="652" height="337" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/4-pic-gs.jpg 652w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/4-pic-gs-300x155.jpg 300w" sizes="(max-width: 652px) 100vw, 652px" /></p>
<p> </p>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<p><em>Journal article: https://sites.google.com/site/tutorialsitesums/definisi</em><br /><em>Journal article: <span style="font-size: inherit;">https://glints.com/id/lowongan/google-sites-adalah/#.YUP3wbgzZJs</span></em><br /><em>Youtube :  https://youtu.be/3uIRrF82p8U</em></p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="408" height="146" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil.jpg" alt="" class="wp-image-2106" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil.jpg 408w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/profil-300x107.jpg 300w" sizes="(max-width: 408px) 100vw, 408px" /></figure>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/06/pembuatan-google-site-sebagai-media-pembelajaran-jarak-jauh-daring/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Refleksi &#8220;Nilai&#8221; pada Pendidikan</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/05/refleksi-nilai-pada-pendidikan/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/05/refleksi-nilai-pada-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 08:34:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2096</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : Tri Wibowo Cahyadien ~ Sudah sejauh mana kita mendidik anak itu? Sudahkah sesuai prosedur? Sudahkah wali kelasnya diinformasikan?  Sudah berapa kali anak tersebut mengikuti remedial? Pertanyaan ini jamak terjadi pada saat rapat akhir semester atau kenaikan kelas. Pertanyaan ini biasanya diajukan oleh kepala sekolah terkait keputusan yang akan diambil mengenai naik/ lulusnya seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh : Tri Wibowo Cahyadien ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Sudah sejauh mana kita mendidik anak itu? Sudahkah sesuai prosedur? Sudahkah wali kelasnya diinformasikan?  Sudah berapa kali anak tersebut mengikuti remedial? Pertanyaan ini jamak terjadi pada saat rapat akhir semester atau kenaikan kelas. Pertanyaan ini biasanya diajukan oleh kepala sekolah terkait keputusan yang akan diambil mengenai naik/ lulusnya seorang peserta didik.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanyaan ini sebenarnya sangat mendasar, namun kadang di sisi lain dapat menyentil kita sebagai pendidik. Mendasar, jika kita sudah sesudah prosedur seperti yang ditentukan. Menyentil, jika kita belum sesuai prosedur dan memiliki penilaian sendiri untuk menentukan nasib peserta didik tersebut. </p>
<p style="text-align: justify;">Seringkali, orientasi pada capaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) menjadi acuan dalam menentukan nasib peserta didik. Baik jika seorang pendidik tidak hanya mengacu pada capaian KKM di kelas saja, tapi diiringi dengan pendampingan, motivasi serta melihat kemauan peserta didik dalam mengejar ketertinggalan capaian nilai sesuai KKM. Apresiasi yang  diberikan pendidik kepada peserta didik dengan melihat usahanya itu merupakan nilai tersendiri dalam proses pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kadang, pendidik juga tidak melihat kendala belajar yang dialami peserta didik. Perlu disadari pula, peserta didik memiliki tuntutan yang besar untuk memahami sekian banyak mata pelajaran dengan target tertentu dalam waktu yang hampir bersamaan. Lalu, apakah kemampuan mutlak terhadap penguasaan semua materi itu akan menjadi peserta didik akan menjalani hidup dengan mudah? Tidak juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Pernahkah kita berfikir sebagai guru, urgensi  mata pelajaran yang kita ajarkan? Apakah telah sinergi dengan dunia riil? Sesuai tuntutan zaman? Jika belum percaya diri menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya pendidik harus memiliki keluwesan, kedewasaan, keterbukaan untuk menerima berbagai macam ragam peserta didik di kelas.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah hal yang wajar, saat di kelas kita menemui berbagai macam pribadi yang unik dalam diri peserta didik kita; ada yang antusias, ada yang rajin, ada yang tidak peduli, ada yang tertarik di bidang. Sudah sepatutnya pendidik memiliki kebijakan diri bahwa nilai mencapai KKM itu bukan segalanya. Ada nilai yang lebih penting, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, peka terhadap lingkungan dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, sebagai pendidik sebaiknya melihat peserta didik sebagai pribadi yang unik dan akan tetap hidup dengan segala keunikannya. Bukan mencetak pribadi yang seragam. Kelak pertanyaan itu akan muncul kembali dalam benak kita suatu saat nanti:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Buat apa pendidikan tinggi, jika tidak ada kejujuran di dalamnya?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Bagaimana bisa, pejabat negara banyak yang berpendidikan tinggi, namun miskin nilai kejujuran?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, akankah kita selalu percaya diri, bahwa pencapaian KKM akan menjamin hidup peserta didik jadi lebih baik di masa akan datang?</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="724" height="1024" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg" alt="" class="wp-image-2097" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-724x1024.jpg 724w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-212x300.jpg 212w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-768x1087.jpg 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001-1086x1536.jpg 1086w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/04/CV-TRI-WIBOWO-CAHYADIEN_page-0001.jpg 1241w" sizes="(max-width: 724px) 100vw, 724px" /></figure></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/05/refleksi-nilai-pada-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mencerdaskan Kehidupan Bangsa di tengah Pandemi lewat Merdeka Belajar</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2022/04/04/mencerdaskan-kehidupan-bangsa-di-tengah-pandemi-lewat-merdeka-belajar/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2022/04/04/mencerdaskan-kehidupan-bangsa-di-tengah-pandemi-lewat-merdeka-belajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin web]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2022 07:25:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel populer]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka belajar]]></category>
		<category><![CDATA[pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=2035</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Rita Widiarti, S.Pd. ~ Pada dasarnya setiap sistem tidak ada yang salah, setiap sistem yang disusun pasti sudah di pertimbangkan dengan kondisi dan kebutuhan setiap Negara. Namun, karena sistem ini ditulis dan disusun oleh manusia maka Human Error pasti terjadi, setiap sistem mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Terlebih sistem pendidikan dimana hal ini perlu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Rita Widiarti, S.Pd.  ~</p>



<hr class="wp-block-separator"/>


<p style="text-align: justify;">Pada dasarnya setiap sistem tidak ada yang salah, setiap sistem yang disusun pasti sudah di pertimbangkan dengan kondisi dan kebutuhan setiap Negara. Namun, karena sistem ini ditulis dan disusun oleh manusia maka Human Error pasti terjadi, setiap sistem mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlebih sistem pendidikan dimana hal ini perlu memperhatikan banyak aspek dalam menyusunnya. Dalam hal ini Indonesia merupakan Negara yang multikultural yang sangat memerlukan sistem yang dapat menyesuaikan pada kondisi masyarakatnya yang beraneka ragam.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan keanekaragaman budaya dan alam inilah yang menjadi tantangan dalam menyusun sistem atau kebijakan yang dapat diterima atau disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Ditambahkan dengan kondisi infrastruktur atau sarana dan prasarana yang belum merata di setiap daerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Otonomi daerah seharusnya bisa menjadi solusi, dimana daerah punya kewenangan dalam membangun dan membentuk yang diikuti dengan penyesuaian kebijakan yang umum dari pemerintah pusat. Dua bulan setelah pelantikan dan pembentukan kabinet kedua yang dipimpin Ir. Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (MENDIKBUD) Nadiem Makarim. Pada acara Rapat Koordinasi Bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jakarta 11 Desember 2019. Nadiem menjelaskan ada empat program pembelajaran nasional, program itu diberi nama Merdeka Belajar. Antara lain program yang dicanangkan dan telah dilaksanakan untuk tahun 2021 ini adalah USBN diganti menjadi asesmen, UN yang menjadi asesmen kompentensi Minimum dan Survei Karakter siswa, Perampingan RPP dan Zonasi PPDB yang lebih Fleksibel.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut penulis, Kebijakan atau program Merdeka Belajar bukanlah masalah justru dapat menjadi solusi khususnya di tengah Pandemi saat ini. Namun hal ini memang membutuhkan kerja keras baik tenaga maupun psikologis setiap elemen di sekolah. Tidak hanya guru, siswa, karyawan bahkan orangtua dan masyarakatpun merasakan sulitnya menyesuaikan kondisi dan berubah di tengah cobaan Pandemi saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembelajaran Jarak Jauh yang dilakukan untuk menyesuaikan pandemi saat ini merupakan hal yang sulit khususnya untuk pendidikan dasar dimana interaksi secara langsung sangat dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan siswa. Bahkan dibeberapa daerah yang belum terjangkau sarana dan prasarana banyak guru yang berkorban untuk akhirnya terjun langsung bergantian ke rumah beberapa siswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Merdeka Belajar merupakan kebijakan atau program yang seharusnya menjadi solusi, namun sebaik atau sebagus apapun sistem dilaksanakan bila tidak dapat dijalankan secara sistematis maka hal tersebut sulit untuk dilaksanakan sesuai dengan rencana. Indonesia dari awal sudah memiliki cita-cita yang sangat mulia khususnya tentang pendidikan atau pembangunan mutu manusianya. Jelas di pembukaan UUD tahun 1945 pada alinea IV “Dalam rangka mencerdaskan kehidupan Bangsa” disini memiliki arti dan amanat yang berat yang harus kita laksanakan. Penulis sendiri mengambil makna bahwa setiap warga harus hidup dan bisa menghidupi dirinya sendiri dengan cara yang cerdas dan menyesuaikan zaman. Dimana Petani cerdas dalam bertani, Penjahit cerdas dalam Menjahit dan lain sebagainya. Setiap profesi atau mata pencaharian yang baik dan halal dilakukan dengan cara yang tepat atau cerdas. Jadi setiap kehidupan berbangsa menjadi Cerdas, Bangsa mempunyai kekuatan di setiap aspek masyarakatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalah yang ada ialah sistem atau kebijakan yang selalu berubah setiap kali adanya pergantian atau serah terima jabatan. Hal inilah yang membuat setiap sistem yang dirancang yang baru berumur atau sedang berproses tidak dapat dilihat hasilnya bahkan tidak dievaluasi sebelumnya yang ada hanya pembaruan tanpa melihat sejarah yang ada. Jabatan Struktural seperti Presiden dan Menteri ini adalah jabatan Politis yang setiap 5 tahun dapat berganti, Penulis berpikir inilah problema kita dalam membangun yang harus di tuntaskan dan mengesampingkan ego politik di setiap tahunnya.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Merdeka Belajar adalah harapan yang bisa memecahkan masalah yang dihadapi dunia pendidikan khususnya pada Sekolah Menengah Dasar sampai Menengah Atas. Diperlukan keseriusan dalam melaksanakan program dan kebijakan ini, Sistem yang baik ialah sistem yang berjalan secara sistematis dan sesuai dengan perencanaan yang ada. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan setiap langkah, khususnya dalam pembangunan Manusia lewat pendidikan.&nbsp;<br>Diperlukannya edukasi dan informasi yang jelas untuk semua aspek agar tercapainya cita-cita Bangsa kita. Dengan ini, kita sebagai Bangsa dapat beradaptasi sesuai dengan kondisi yang ada khususnya di tengah cobaan pandemi saat ini.</p>


<hr class="wp-block-separator"/>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-1 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:33.33%">
<p><strong>Profil Penulis</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="159" height="229" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/foto-profil-rita.jpg" alt="" class="wp-image-2079"/></figure>
</div>



<div class="wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:66.66%">
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Rita Widiarti</em></strong> adalah pendidik yang mengampu mata pelajaran Ekonomi di MAN 4 Jakarta sejak tahun 2000 hingga sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">TTL: Jakarta 9 Agustus 1978</p>
<p style="text-align: justify;">Alamat : Jln Bawang Putih V no 5 Komplek Kompas ciputat.</p>
<p style="text-align: justify;">No Hp : 081389072090</p>
<p style="text-align: justify;">Pendidikam S-1 Jurusan Akuntansi di Universitas Gunadarma, Mengikuti Akta-IV di Universitas Hamka, Menyelesaikan S-2  Prodi Administrasi Pendidikan di Universitas Hamka</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan di sekolah: </p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Guru Ekonomi di MAN 4</li>
<li style="text-align: justify;">Guru Ekonomi dan PKWU di MA Al-Azhar Asy-Syarif filial MAN 4</li>
<li style="text-align: justify;">Walikelas</li>
<li style="text-align: justify;">Pembina Olimpiade Ekonomi</li>
</ol>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2022/04/04/mencerdaskan-kehidupan-bangsa-di-tengah-pandemi-lewat-merdeka-belajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
