<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artikel &#8211; MAN 4 Jakarta</title>
	<atom:link href="https://man4jkt.sch.id/category/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://man4jkt.sch.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Feb 2025 03:43:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.5</generator>

<image>
	<url>https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/cropped-logo3-32x32.png</url>
	<title>Artikel &#8211; MAN 4 Jakarta</title>
	<link>https://man4jkt.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AMIRA LANA SUBHAN</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2025/02/13/amira-lana-subhan/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2025/02/13/amira-lana-subhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 01:41:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=6735</guid>

					<description><![CDATA[AMIRA LANA SUBHAN Amira Lana Subhan, atau yang akrab dipanggil Lana, merupakan siswi MAN 4 Jakarta program Reguler kelas XI-10. Di usianya yang masih 16 tahun, Lana sukses menjadi salah satu siswi yang mengikuti Sertifikasi Tahfidz yang diselenggarakan oleh LTTQ Universitas PTIQ Jakarta pada bulan Januari lalu dengan jumlah hafalan sempurna, 30 Juz. Lana memulai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>AMIRA LANA SUBHAN</p>



<p>Amira Lana Subhan, atau yang akrab dipanggil Lana, merupakan siswi MAN 4 Jakarta program Reguler kelas XI-10. Di usianya yang masih 16 tahun, Lana sukses menjadi salah satu siswi yang mengikuti Sertifikasi Tahfidz yang diselenggarakan oleh LTTQ Universitas PTIQ Jakarta pada bulan Januari lalu dengan jumlah hafalan sempurna, 30 Juz. Lana memulai pendidikannya di Sekolah Dasar Insan Cendekia Madani BSD Serpong (2014-2020), dilanjutkan ke Ma&#8217;had Tahfidz Al-Quran Al-Imam Asy-Syathiby Cileungsi Bogor (2021-2023) dan kini ia mengenyam pendidikan menengahnya di MAN 4 Jakarta.</p>



<p>Siswi kelahiran Batam ini, memulai perjalanan menghafalnya dari usia 7 tahun dibangku kelas 2 SD, dan di akhir Sekolah Dasar ia memiliki hafalan sebanyak 4 Juz. Seringkali ia mengikuti perlombaan Tahfidz dan mewakili nama sekolahnya. Setelahnya, ia melanjutkan pendidikan sekaligus perjalanan menghafalnya di sebuah Pesantren Tahfidz di Cileungsi Bogor dan berhasil memiliki hafalan sebanyak 30 Juz Al-Quran. Di tahun 2024 lalu, Lana berhasil mencetak prestasi Juara 1 Lomba MHQ tingkat SMA yang diselenggarakan Al-Azhar Kelapa Gading, Jakarta. Lana mengatakan bahwa ia berhasil menyelesaikan 30 Juz berkat motivasi serta dukungan kedua orang tuanya. Selain itu, ia juga memiliki keyakinan pada diri sendiri. Ia yakin menghafal al-Quran memiliki banyak sekali keutamaan di dunia maupun di akhirat dan menekankan prinsip bahwa menghafal bukan hanya sekedar menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi dan kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Rupanya, tahun ini bukanlah sertifikasi Tahfidz pertamanya. Lana sudah mengikuti sertifikasi Tahfidz dari LTTQ Universitas PTIQ sejak tahun pertamanya di MAN 4 Jakarta, yaitu kelas X pada bulan Januari 2024. Menurutnya, sertifikasi Al-Quran yang diselenggarakan MAN 4 dengan PTIQ merupakan program yang sangat bagus bagi penghafal Al-Quran untuk memvalidasi hafalan yang benar benar mutqin (kuat) dan sesuai standar tajwid. Lana merasa termotivasi untuk bisa mempertahankan hafalannya di dahadapan dewan penguji. Ke depan Lana menginginkan untuk masuk ke fakultas impiannya di universitas favorit melalui program Sertifkasi Tahfidz ini, karena sertifikasi ini juga bisa menjadi sebuah golden ticket di beberapa universitas yang memberikan jalur khusus bagi para penghafal al-Quran.</p>



<p>Lana juga memiliki beberapa tips and trick dalam menghafal al Quran melalui beberapa tahapan. Yang pertama tentunya harus memiliki niat yang kuat dan ikhlas karena ridha Allah ta&#8217;ala dan menggunakan mushaf yang sama. Hal ini dapat membantunya dalam mengingat posisi ayat secara visual. Kemudian, ia juga membuat jadwal konsisten menghafal, yaitu pada waktu setelah subuh dan sebelum tidur. Kemudian ia rutin mendengarkan murottal ayat yang hendak dihafal dan menggunakan metode takrir, yaitu metode membaca ayat secara berulang-ulang hingga lancar sebelum ia lanjut ke ayat berikutnya. Selain menghafal, ia juga rutin murojaah hafalan quran nya setiap hari. Walaupun sedikit, diusahakan untuk tetap istiqomah, karena Al-Quran bisa mudah hilang jika tidak dijaga dengan baik. Tak lupa, ia berdoa dan meminta pertolongan Allah agar diberi kemudahan dalam menghafal dan murojaah.</p>



<p>(Khalawa Imana, KJS MAN 4 Jakarta)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2025/02/13/amira-lana-subhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MAN 4 Jakarta Students Shine in KoSSMi Robotic Competition with PORTAGUARD Invention</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/07/16/man-4-jakarta-students-shine-in-kossmi-robotic-competition-with-portaguard-invention/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/07/16/man-4-jakarta-students-shine-in-kossmi-robotic-competition-with-portaguard-invention/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2024 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=5117</guid>

					<description><![CDATA[Two talented students from MAN 4 Jakarta, Ghifran Majid and Muhammad Syamil, have won the gold medal at the prestigious Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) 2024. Their winning entry, titled “PORTAGUARD (Smart Portable Emission Monitor),&#8221; is an innovative device designed to detect vehicle emissions, focusing on detecting harmful gasses such as Hydrocarbon (HC) and [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Two talented students from MAN 4 Jakarta, Ghifran Majid and Muhammad Syamil, have won the gold medal at the prestigious Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) 2024. Their winning entry, titled “PORTAGUARD (Smart Portable Emission Monitor),&#8221; is an innovative device designed to detect vehicle emissions, focusing on detecting harmful gasses such as Hydrocarbon (HC) and Carbon Monoxide (CO). This invention aims to provide an efficient and accessible solution for monitoring and managing vehicular pollution, contributing to cleaner air and a healthier environment.</p>



<p>Ghifran and Syamil&#8217;s journey began with a shared passion for science and a commitment to addressing environmental issues. As students at MAN 4 Jakarta, they were encouraged to pursue scientific research that could lead to practical solutions for real-world problems. Their project was conceived as a response to the growing concern over air pollution and vehicle emissions. The duo spent countless hours researching and developing their device, inspired by the idea of creating a tool that could help reduce air pollution. Their dedication and hard work led to their participation in KoSSMI, where their project was evaluated by a team of experts in science and technology.</p>



<p>During the KoSSMI competition, Ghifran and Muhammad impressed judges and audiences alike with their presentation on PORTAGUARD. They demonstrated how the device works and its potential applications, showing how it could transform emission monitoring practices nationwide. Their&nbsp; advocacy for cleaner air is impactful, earning them the admiration of peers and experts in attendance.</p>



<p>Beyond their victory, Ghifran and Syamil&#8217;s achievement serves as an inspiration to fellow students and innovators in the future. Their success underscores the importance of nurturing curiosity, creativity, and collaboration in scientific adventure.</p>



<p>As we celebrate their success, let Ghifran Majid and Muhammad Syamil inspire us all to use our creativity and intellect for the good of our planet. Together, we can build a sustainable future for generations to come—one invention, one idea, and one gold medal at a time.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/07/16/man-4-jakarta-students-shine-in-kossmi-robotic-competition-with-portaguard-invention/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DRA. HJ. TITI SUMANTI</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/06/20/dra-hj-titi-sumanti/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/06/20/dra-hj-titi-sumanti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 09:06:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Purnabakti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=4921</guid>

					<description><![CDATA[Ibu Titi, begitu civitas akademika MAN 4 Jakarta memanggilnya, merupakan seorang guru BK (Bimbingan Konseling) senior terbaik yang MAN 4 Jakarta miliki. Putri dari pasangan dari Alm. Bapak Mitro dan Almh. Ibu Sukinah ini lahir di Candi, sebuah desa di kota Sragen pada 20 Juni 1964. Beliau merupakan anak sulung dari lima bersaudara. Pendidikan dasarnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ibu Titi, begitu civitas akademika MAN 4 Jakarta memanggilnya, merupakan seorang guru BK (Bimbingan Konseling) senior terbaik yang MAN 4 Jakarta miliki. Putri dari pasangan dari Alm. Bapak Mitro dan Almh. Ibu Sukinah ini lahir di Candi, sebuah desa di kota Sragen pada 20 Juni 1964.</p>



<p>Beliau merupakan anak sulung dari lima bersaudara. Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Bentak 1 Sragen dan lulus pada tahun 1977. Masih di kota yang sama, beliau menamatkan pendidikan menengah di SMP 1 Masaran pada tahun 1981. Selanjutnya, beliau meneruskan ke SPGN (Sekolah Pendidikan Guru Negeri) Demak, Jawa Tengah dan lulus pada tahun 1984. Merasa masih haus akan ilmu, beliau pun melanjutkan ke bangku kuliah, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan dan berhasil lulus pada tahun 1989.</p>



<p>Bu Titi mengaku, bahwa beliau sudah memiliki ketertarikan untuk mengajar sejak kecil. Menjadi anak sulung perempuan sekaligus figur kakak bagi adik-adiknya, membuat beliau terbiasa untuk menyelesaikan tugas keluarga dan hal lainnya. Berangkat dari situ, tumbuhlah perasaan senang ketika membantu orang lain. Inilah yang kemudian melatarbelakangi beliau untuk memilih Sekolah Pendidikan Guru (SPG) setelah lulus SMP.</p>



<p>Namun, perjuangan beliau untuk menjadi guru belum selesai. Bu Titi Muda yang bertubuh kecil membuatnya belum bisa terjun untuk mengajar. Beliau tak lantas berputus asa. Atas dorongan semangat dari pamannya, beliau pun diberi motivasi untuk melanjutkan kuliah dengan mengambil fakultas psikologi.</p>



<p>Selang setahun kemudian beliau menyelesaikan Pendidikan tingginya dan memulai karier mengajarnya sebagai guru BK di SMEA PB Sudirman Jakarta Timur 1990 &#8211; 1993. Dan tepat di bulan Maret 1994, beliau memulai pengabdiannya di MAN 4 Jakarta seiring dengan pengangkatannya sebagai PNS.</p>



<p>Sebagai guru BK, Bu Titi berupaya penuh untuk menjalankan tugasnya sebagai pembimbing dan pendamping siswa, khususnya pendampingan dan pembimbingan secara mental. Beliau banyak melakukan pendekatan psikologis dan sangat tidak setuju dengan asumsi banyak orang yang menyebut guru BK sebagai polisinya Madrasah.</p>



<p>Walhasil, Bu Titi dikenal sebagai guru yang dekat dengan para muridnya. Sifatnya yang lemah lembut, penyayang, dan penyabar, membuat murid-muridnya yang berkonsultasi dengan beliau merasa sangat dihargai. Berbagai karakter dan latar belakang siswa dengan permasalahan yang berbeda-beda sudah pernah beliau dampingi. Beliau sangat bahagia ketika berhasil membimbing anak-anak dengan baik, sebab keberhasilan itulah yang menjadi salah satu penunjang tercapainya proses dan hasil belajar yang maksimal.</p>



<p>Tahun 2024 ini, tepat 30 tahun Bu Titi mengabdikan diri di MAN 4 Jakarta. Banyak kenangan yang tertoreh pada sebagian besar hidupnya. Tidak hanya berkenaan pada konseling, tetapi pada banyak kisah lainnya. Tak terkecuali pengalamannya ketika menjadi Ketua Panitia PPDB. Saat itu, tepat pertama kali MAN 4 Jakarta membuka kelas internasional.</p>



<p>Pengalaman lainnya adalah Ketika beliau menjadi Ketua PDSS dimana waktu itu untuk pertama kalinya pula LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) menarik data langsung dari EMIS (Education Management Information System). Kedua tugas tersebut beliau lakukan dengan penuh perjuangan yang tentunya sangat menguras energi.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dalam dunia pendidikan, Bu Titi pun pernah meraih beberapa penghargaan. Beberapa penghargaan tersebut ialah penghargaan sebagai Guru Senior Teladan tahun 2018, penghargaan 10 tahun mengabdi sebagai ASN yang ditandatangani oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan penghargaan 20 tahun mengabdi sebagai ASN yang ditandatangani oleh Bapak Presiden Joko Widodo.</p>



<p>Kini, sudah saatnya beliau menyelesaikan pengabdiannya sebagai pendidik di MAN 4 Jakarta. Beliau berharap semoga MAN 4 Jakarta semakin maju dan berprestasi, baik di kancah nasional maupun di kancah internasional. Lebih dari itu, beliau juga berpesan untuk seluruh civitas akademika MAN 4 Jakarta untuk selalu menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik agar tetap solid. (@journalistman4/KJS)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/06/20/dra-hj-titi-sumanti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DRA. WIHARTI LESNANI</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/05/23/dra-wiharti-lesnani/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/05/23/dra-wiharti-lesnani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 00:45:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=4666</guid>

					<description><![CDATA[Dra. Wiharti Lesnani atau yang biasa dipanggil Ibu Wiharti adalah salah satu guru Kimia di MAN 4 Jakarta yang lahir di Yogyakarta, 10 Mei 1964. Beliau menamatkan pendidikan dasarnya di SD Keputran I Yogyakarta pada tahun 1976. Pada tahun 1980 Wiharti muda menamatkan Pendidikan tingkat mengengah pertamanya di SMPN 2 Yogyakarta. Setelahnya, beliau melanjutkan pendidikannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dra. Wiharti Lesnani atau yang biasa dipanggil Ibu Wiharti adalah salah satu guru Kimia di MAN 4 Jakarta yang lahir di Yogyakarta, 10 Mei 1964. Beliau menamatkan pendidikan dasarnya di SD Keputran I Yogyakarta pada tahun 1976. Pada tahun 1980 Wiharti muda menamatkan Pendidikan tingkat mengengah pertamanya di SMPN 2 Yogyakarta. Setelahnya, beliau melanjutkan pendidikannya di SMA Budya Wacana 2 Yogyakarta namun ijazah SMAnya diperoleh dari SMAN 3 Yogyakarta tepat pada tahun 1983. Tak berhenti sampai di situ, Bu Wirhati pun berhasil mendapatkan gelar sarjana di IKIP FPMIPA Kimia Karang Malang Yogyakarta (sekarang UNY) pada tahun 1989.<br>Tepat setelah tamat kuliah, beliau mulai terjun dalam dunia pendidikan dengan mengajar privat pada tahun 1990–2010. Tidak hanya di satu tempat, beliau juga pernah mengajar di berbagai sekolah, seperti Bimbel Aprilia dan Sony Sugema College pada tahun 1992–1997, SMA PGRI Jakarta Barat pada tahun 1993–1995, MAN 3 Jakarta Pusat sebagai guru honorer pada tahun 1995–1997, SMAN 111 Jakarta Utara pada tahun 1996 juga sebagai guru honorer, dan berakhir MAN 4 Jakarta Selatan pada tahun 1998–sekarang. Di MAN 4 Jakarta inilah Ibu guru Wiharti mendapatkan SK PNS-nya. Selama di MAN 4 Jakarta beliau mengampu dua mata pelajaran yaitu Kimia dan PKWU (Prakarya dan Kewirausahaan) di kelas XI dan XII IPS.<br>Pada awalnya, Ibu Wihati bercita-cita ingin menjadi dokter. Namun, lambat-laun ia mengubur dalam-dalam cita-citanya karena ketakutannya pada jarum suntik. Takdir lalu menuntunnya untuk menjadi guru. Bagi Ibu Wiharti, profesi seorang guru sangatlah mulia, meski berpenghasilan kecil beliau yakin akan keberkahan rizki dari mengajar. Dengan menjadi guru, beliau berharap dapat mempermudah jalannya menuju ke surga.<br>Ibu Wiharti adalah sosok guru yangsangat unik, ia seperti artis yang bermain peran supaya muridnya pintar.<br>Genap sudah 26 tahun Ibu Wiharti mengajar di MAN 4 Jakarta. Sebagai guru yang dikenal tegas, tak jarang Ibu Wiharti bersenda gurau dengan para murid ataupun teman sejawat. Beliau beranggapan bahwa karakter ketegasan beliau dalam mengajar ialah demi kebaikan murid-muridnya supaya lebih berdisiplin dan paham apa arti pembelajaran yang sesungguhnya.<br>Tentunya banyak suka dan duka yang beliau hadapi. Melalui hal tersebut, terciptalah beragam kenangan yang mewarnai pengabdian beliau menjadi guru.<br>Pesan beliau, jika ingin sukses maka hargailah orang yang lebih tua dan jangan sekali-kali melawan orang yang sedang marah karena orang yang sedang marah elektron di dalam darahnya sedang tereksitasi. (Sel-V)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/05/23/dra-wiharti-lesnani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DRS. H. JEJEN ZAINUDIN</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/05/23/drs-h-jejen-zainudin/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/05/23/drs-h-jejen-zainudin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 00:43:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=4662</guid>

					<description><![CDATA[Drs, Jejen Zaenuddin atau akrab disapa Pak Jejen, lahir di Cianjur, 05 Mei 1964. Beliau merupakan salah satu guru PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) terbaik MAN 4 Jakarta yang purnabakti di tahun ini. Pendidikan dasarnya dimulai di Madrasah Ibtidaiyah daerah Cianjur dan lulus pada tahun 1977. Masih di kota yang sama, beliau menyelesaikan pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Drs, Jejen Zaenuddin atau akrab disapa Pak Jejen, lahir di Cianjur, 05 Mei 1964. Beliau merupakan salah satu guru PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) terbaik MAN 4 Jakarta yang purnabakti di tahun ini. Pendidikan dasarnya dimulai di Madrasah Ibtidaiyah daerah Cianjur dan lulus pada tahun 1977. Masih di kota yang sama, beliau menyelesaikan pendidikan menengah pertamanya di Madrasah Tsanawiyah pada tahun 1980. Kemudian, beliau melanjutkan pendidikan menengah atasnya di PGAN 28 Jakarta (sekarang MAN 4 Jakarta) dan lulus pada tahun 1984. Tak berhenti di situ, Pak Jejen pun memutuskan untuk mengenyam pendidikan perguruan tinggi ke IKIP Rawamangun Jakarta (sekarang UNJ) jurusan Ilmu Keolahragaan yang lulus pada tahun 1989.<br>Perjalanan karir mengajarnya dimulai tepat ketika beliau tamat dari bangku Aliyah. Beliau dipercaya untuk mengajar mata pelajaran olahraga pada tempat yang sama, yakni PGAN 28 Jakarta. Kurang lebih setahun mengajar, beliau berhasil lulus tes PNS (Pegawai Negeri Sipil) pada tahun 1991. Sejak saat itu, Pak Jejen pun menjadi guru tetap di MAN 4 Jakarta.<br>Selain aktif mengajar sebagai guru, Pak Jejen juga pernah menjadi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan dan juga Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana selama 2 periode tepatnya pada tahun 2001–2006. Pak Jejen pun turut menjadi pengurus koperasi yang aktif pada tahun 2015–2023. Lebih dari itu, beliau juga membina ekstrakurikuler yang ada di MAN 4 Jakarta seperti Pramuka, bola basket, dan badminton.<br>Pak Jejen mengaku bahwa menjadi guru sangatlah asyik dan menyenangkan. Terlebih ketika mengajar, banyak murid yang penurut menjadi kebanggaan tersendiri. Cara mengajar beliau yang menyenangkan pun turut menjadi kesan tersendiri bagai murid-muridnya di MAN 4 Jakarta.<br>Doa dan harapan dari Pak Jejen semoga generasi-generasi berikutnya dapat lebih baik dalam memajukan MAN 4 Jakarta. Aamiin! (Sel-V)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/05/23/drs-h-jejen-zainudin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ZULFAN ATARAFIE ALASHRI (X – 9)</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/05/21/zulfan-atarafie-alashri-x-9/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/05/21/zulfan-atarafie-alashri-x-9/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 04:09:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=4633</guid>

					<description><![CDATA[Zulfan Atarafie Alashri atau akrab disapa dengan Zulfan merupakan siswa program reguler berusia 16 tahun yang mengikut program overseas ke Madinah (Januari – Maret 2024). Zulfan merupakan siswa kelas X-9 MAN 4 Jakarta Selatan yang memulai Pendidikan dasarnya di Syafana Islamic School (2014-2020) lalu melanjutkan pendidikan menengah pertamanya di Al-Wildan Islamic School 3 Bumi serpong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="447" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-21-at-09.43.23-1-1024x447.jpeg" alt="" class="wp-image-4630" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-21-at-09.43.23-1-1024x447.jpeg 1024w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-21-at-09.43.23-1-300x131.jpeg 300w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-21-at-09.43.23-1-768x335.jpeg 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-21-at-09.43.23-1.jpeg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Zulfan Atarafie Alashri atau akrab disapa dengan Zulfan merupakan siswa program reguler berusia 16 tahun yang mengikut program overseas ke Madinah (Januari – Maret 2024). Zulfan merupakan siswa kelas X-9 MAN 4 Jakarta Selatan yang memulai Pendidikan dasarnya di Syafana Islamic School (2014-2020) lalu melanjutkan pendidikan menengah pertamanya di Al-Wildan Islamic School 3 Bumi serpong Damai (BSD) City (2020-2023). Zulfan memiliki hobi yaitu mengeksplorasi hal baru dan ekspansi Intelegencia. Ia memiliki cita-cita yaitu “Giving A little Spark of Madness for The World which is Complex, and mysterious simultaneously.”</p>



<p>Alasan Zulfan megikuti program overseas ke Madinah yaitu bermula dari keinginannya untuk menambah ilmu, mendapatkan pengalaman yang baru, eksplorasi dunia yang belum pernah dijelajahi, belajar, bahkan memperbanyak relasi dari luar negeri. Inti tujuannya ia ingin memiliki kemampuan untuk menstabilisasikan ilmu agama dan juga ilmu Akademik.</p>



<p>Di Madinah, Zulfan merasakan perbedaan sistem pembelajaran antara Madinah dan Indonesia, antara lain dengan metode pembelajaran, jam pelajaran, lingkungan belajar, dan bahasa yang digunakan. Meski terdapat perbedaan yang signifikan, Zulfan berkata “Meski ada perbedaan metode belajar di dua negara ini tapi kita tidak bisa membandingkan keduanya, because every country has its own method for their education.”</p>



<p>Zulfan sendiri mengalami kesulitan selama berada di sana. Pertama tantangan kekuatan, mulai dari kondisi iklim, perbedaan waktu istirahat, pemakaian bahasa keseharian, tugas, metode pembelajaran, keterbatasan akses internet di kelas hingga terbatasnya penggunaan elektronik di tempat tinggalnya.</p>



<p>Kedua, tantangan sebagai hambatan, yaitu terkait dengan lingkungan sekitar yang berbeda. Meskipun Zulfan mengalami tantangan tersebut, Zulfan selalu berusaha mengingat apa tujuannya mengikuti program overseas ke Madinah dan perjuangan yang sudah dilakukan selama mengikuti program tersebut.</p>



<p>Selain tantangan dan hambatan di atas tentunya Zulfan juga memiliki kenangan indah. Kenangan indah yang ditemui oleh Zulfan tepatnya pertama, ketika ia dapat berinteraksi, menuntut ilmu Bahasa Arab dan Al &#8211; Qur&#8217;an dengan para masyaikh di Haramain Asy &#8211; Syarifain, di dua kota terbaik di agama Islam. Dan kedua, ketika dia mendapati teman dari usia yang relatif masih muda, hingga tua renta dari penjuru dunia.</p>



<p>Manfaat yang diperoleh Zulfan selama mengikuti program overseas ke Madinah antara lain, bertambahnya ilmu di bidang agama, bertambahnya relasi, kemampuan dalam berbicara bahasa asing, terutama cara mengetahui bagaimana orang Arab bekerja, belajar, dan bagaimana perspektif mereka.</p>



<p>Menurut Zulfan, kalau kita ingin menjadi orang yang sukses, maka kita harus memiliki teman yang ingin sukses juga, bukan untuk menjauhi atau meninggalkan teman yang menghambat, namun bagaimana cara agar bisa mengubah teman kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi, bahkan dapat menemukan jati dirinya, cita &#8211; citanya, rencana mereka dalam puluhan tahun kedepan, dan yang paling penting hubungannya dengan Yang Maha Kuasa.</p>



<p>By @journalistman4 Althaf Salimah Widjaya</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/05/21/zulfan-atarafie-alashri-x-9/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AISHA NAJLA SHEERA (Peraih Peserta Terbaik Pesantren Kilat di Atas Kapal TNI AL 1445 H/2024 M)</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/04/04/aisha-najla-sheera-peraih-peserta-terbaik-pesantren-kilat-di-atas-kapal-tni-al-1445-h-2024-m/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/04/04/aisha-najla-sheera-peraih-peserta-terbaik-pesantren-kilat-di-atas-kapal-tni-al-1445-h-2024-m/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2024 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=4422</guid>

					<description><![CDATA[Aisha Najla Sheera atau yang lebih akrab dipanggil Aisha dari kelas X-3 menorehkan prestasinya sebagai peserta terbaik pada program Pesantren Kilat (Sanlat) yang diadakan oleh Baznas dan TNI AL. Anak pertama dari dua bersaudara ini lahir di Jakarta pada tanggal 21 Januari 2008. Dia juga pribadi yang memiliki hobi memasak dan melukis. Aisha merupakan siswi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-04-at-19.11.31-1024x682.jpeg" alt="" class="wp-image-4425" srcset="https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-04-at-19.11.31-1024x682.jpeg 1024w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-04-at-19.11.31-300x200.jpeg 300w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-04-at-19.11.31-768x512.jpeg 768w, https://man4jkt.sch.id/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-04-at-19.11.31.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Aisha Najla Sheera atau yang lebih akrab dipanggil Aisha dari kelas X-3 menorehkan prestasinya sebagai peserta terbaik pada program Pesantren Kilat (Sanlat) yang diadakan oleh Baznas dan TNI AL. Anak pertama dari dua bersaudara ini lahir di Jakarta pada tanggal 21 Januari 2008. Dia juga pribadi yang memiliki hobi memasak dan melukis.</p>



<p>Aisha merupakan siswi kelas X 3 MAN 4 Jakarta. Ia mengikuti kegiatan Sanlat ini bersama delapan teman dari MAN 4 Jakarta.</p>



<p>Program Pesantren Kilat ini merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Baznas, BPKH, dan TNI AL selama tiga hari 2 malam di kapal TNI AL. Selama kegiatan, para peserta dilatih kedisplinan, kerjasama tim, solidaritas, dan kebersamaan. Tak hanya itu, para peserta juga mendapat materi keislaman dalam bentuk diskusi dan ceramah dari tokoh-tokoh profesional. Pada akhir kegiatan, terdapat bakti sosial yang dilaksanakan dengan membersihkan sampah di ujung Pulau Jawa, penanaman mangrove, dan pembagian sembako untuk warga yang membutuhkan.</p>



<p>Pada awalnya Aisha tidak menyangka akan menjadi peserta terbaik pada kegiatan ini, sebab dia merasa seluruh peserta melakukan dengan maksimal dalam mengikuti setiap sesi kegiatan. Begitu juga dengan Aisha yang mengerjakan tugas dan pelaksanaan materi pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan maksimal dengan mengedepankan solidaritas bersama rekan timnya.</p>



<p>Perjalanan Aisha menjadi peserta terbaik dimulai ketika dia mendapat informasi mengenai kegiatan ini secara mendadak. Walaupun dia mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini di waktu yang mepet, alhamdulillah dia lolos seleksi dari ribuan pendaftar dan masuk ke 500 peserta. Aisha menuturkan bahwa ketertarikannya mengikuti program ini sebab pesantren kilat di atas kapal perang pasti akan menjadi pengalaman yang berbeda dan sangat diimpikan olehnya.</p>



<p>Setelah mengikuti kegiatan pesantren kilat ini, Aisha merasakan jiwa kemandirian dan kedisiplinan yang semakin terasah dan berkeinginan tahun depan untuk mengikuti kegiatan ini atau serupanya. (KJS 2024)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/04/04/aisha-najla-sheera-peraih-peserta-terbaik-pesantren-kilat-di-atas-kapal-tni-al-1445-h-2024-m/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Drs. ABDUL KODIR</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/03/16/drs-abdul-kodir/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/03/16/drs-abdul-kodir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=4315</guid>

					<description><![CDATA[Drs. Abdul Kodir, seorang guru olahraga sekaligus pelatih ekskul futsal MAN 4 Jakarta Selatan. Guru yang akrab disapa Pak Kodir ini lahir di Tangerang, 10 Maret 1964. Menamatkan pendidikan dasar di MI Jamiatul Khoir pada tahun 1977. Kemudian, melanjutkan ke MTS Pembangunan IAIN Jakarta yang lulus pada tahun 1981. Setelahnya, beliau meneruskan studinya di SGON [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Drs. Abdul Kodir, seorang guru olahraga sekaligus pelatih ekskul futsal MAN 4 Jakarta Selatan. Guru yang akrab disapa Pak Kodir ini lahir di Tangerang, 10 Maret 1964. Menamatkan pendidikan dasar di MI Jamiatul Khoir pada tahun 1977. Kemudian, melanjutkan ke MTS Pembangunan IAIN Jakarta yang lulus pada tahun 1981. Setelahnya, beliau meneruskan studinya di SGON (Sekolah Guru Olahraga Negeri) Jakarta yang tamat pada tahun 1984. Merasa tak cukup dengan ilmu yang dimiliki, beliau pun melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah, tepatnya di IKIP Jakarta (sekarang UNJ) Fakultas Ilmu Olahraga yang lulus pada tahun 1990.</p>



<p>Diakuinya, sejak kecil beliau memang sudah tertarik dengan dunia olahraga, khususnya sepak bola. Ketertarikannya pada sepak bola ditandai dengan terhitungnya beliau pada tahun 1977-1995, sudah terdaftar menjadi pemain aktif di salah satu anggota klub sepak bola. Hal itu juga didukung dengan nilai olahraga yang selalu tinggi semasa sekolah.</p>



<p>Kepiawaiannya dalam bermain bola telah beliau buktikan dengan berhasil meraih Juara 2 se-Indonesia pada lomba tahun 1989 di UNIBRAW Malang. Saat itu beliau mewakili almamaternya kampus IKIP Jakarta.<br>Pak Kodir mulai turun ke dalam dunia mengajar sejak muda. Beliau pernah mengajar di Madrasah Pembangunan (MP) Jakarta dan SMP Kristen Ora Et Labora BSD / Pamulang tahun 1985-1995.</p>



<p>Beliau resmi mendapatkan SK PNS tepat di tahun 1994. Selain mengajar, beliau juga sempat melatih beberapa tim sepak bola di beberapa tempat, seperti Al-Azhar BSD, MAN Insan Cendekia Serpong, Klub Sepak Bola Diklat Ragunan, serta SSB (Sekolah Sepak Bola) Tunas PPR Pertamina yang masih aktif hingga saat ini.</p>



<p>Tepat di tahun 1995, takdir-Nya membawa beliau ke MAN 4 Jakarta. Di MAN 4 sendiri, Pak Kodir mengampu mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan). Beliau mengaku amat menyukai pekerjaan mengajar olahraga ini. Terbukti, siswa yang diajar oleh beliau mendapatkan kesan yang amat baik pula. Cara belajar beliau yang nyaman dan santai tapi serius menjadi memori yang membekas bagi seluruh siswa MAN 4 Jakarta.</p>



<p>Selama masa ajar, terhitung banyak siswa bimbingannya yang berhasil meraih prestasi di bidang non-akademik, khususnya olahraga. Beberapa prestasi gemilangnya ialah MAN 4 Jakarta berhasil meraih juara pertandingan bola se-Jabodetabek, juara pada Even Madaniah Cup di Cibubur, dan juara bola se-Pulau Jawa yang diadakan oleh BSI. Salah satu yang paling membanggakan bagi beliau adalah ketika MAN 4 Jakarta berhasil lolos menjadi satu-satunya MAN yang mewakili DKI Jakarta untuk lomba antar MAN tingkat Provinsi di Yogyakarta di mana momen itu bertepatan dengan masa pimpinan Bapak Muhyi dan Bapak Ismail yang memberikan kepercayaan penuh kepada Pak Kodir untuk melatih tim MAN 4 Jakarta.</p>



<p>Genap sudah 29 tahun beliau mengajar di MAN 4 Jakarta. Tentunya, waktu yang panjang itu memberi kesan tersendiri bagi beliau. Pak Kodir adalah saksi sejarah berdirinya MAN 4 Jakarta, dari mulai perubahan nama menjadi MAN Model yang menjadi madrasah percontohan di DKI Jakarta hingga resminya MAN 4 Jakarta menjadi MAN yang berkurikulum standar internasional. Begitu juga dengan pengadaan gedung-gedung serta fasilitas sarana-prasarana yang semakin baik dari tahun ke tahun yang sebagai wujud nyata kelayakan MAN 4 Jakarta menjadi model madrasah.<br>Bagi Pak Kodir, dapat diterima sebagai guru di MAN 4 Jakarta adalah penghargaan sekaligus pencapaian terbesar. Hampir seluruh hidupnya Pak Kodir abadikan dalam dunia olahraga, khususnya di MAN 4 Jakarta. Beliau sangat bersyukur bisa bercengkerama dengan guru-guru yang hebat dan mengajar anak-anak demi menyehatkan anak bangsa dengan riang gembira. Momen-momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri untuk Pak Kodir.</p>



<p>Besar harapan beliau agar MAN 4 Jakarta berhasil menjadi madrasah yang berkualitas sehingga dapat terus mencetak murid-muridnya yang berguna bagi agama dan bangsa. Semoga seluruh keluarga besar MAN 4 Jakarta senantiasa diberikan kesehatan serta limpahan rahmat dari Allah SWT. Amin. Oleh KJS (@journalistman4)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/03/16/drs-abdul-kodir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IBU ARMIATI</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/03/06/ibu-armiati/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/03/06/ibu-armiati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 03:49:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=4224</guid>

					<description><![CDATA[MAN 4 Jakarta kembali melepas salah satu Staf TU senior di MAN 4 Jakarta. Ibu Armiati, lahir di Kota Padang, 3 Februari 1966. Pendidikannya ditempuh di SD Pakandangan pada tahun 1974 – 1980. Kemudian, melanjutkan ke SMP Pakandangan 1980 – 1983. Setelahnya, beliau memutuskan untuk hijrah ke Ibu kota dan melanjutkan studinya di PGAN 28 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MAN 4 Jakarta kembali melepas salah satu Staf TU senior di MAN 4 Jakarta. Ibu Armiati, lahir di Kota Padang, 3 Februari 1966. Pendidikannya ditempuh di SD Pakandangan pada tahun 1974 – 1980. Kemudian, melanjutkan ke SMP Pakandangan 1980 – 1983.</p>



<p>Setelahnya, beliau memutuskan untuk hijrah ke Ibu kota dan melanjutkan studinya di PGAN 28 Jakarta yang lulus pada tahun 1986. Begitu lulus, Ibu Armiati ditugaskan untuk mengajar di salah satu SD masih di sekitaran Ibu kota.</p>



<p>Dalam masa empat tahun itu, tepatnya tahun 1990 menjadi pijakan awal beliau di MAN 4 Jakarta. Saat itu, Ibu Armiati diutus untuk menjadi seorang pustakawan di mana beliau bertanggung jawab atas koleksi buku-buku yang ada di perpustakaan MAN 4 Jakarta. Mengelola, menjaga, menyimpan serta merawat bahan pustaka dengan baik telah beliau tekuni selama kurang lebih 26 tahun.</p>



<p>Tepat di tahun 2016, Ibu Armiati dipindah tugaskan menjadi staf TU (Tata Usaha) bagian resepsionis dan administrasi umum. Menjadi seorang tenaga kependidikan tentunya tidak mudah, beliau harus cepat dan tanggap ketika melayani tamu, tekun dan teliti dalam mengelola pencatatan, penyimpanan data, urusan surat menyurat, dokumen yang dapat dipergunakan untuk membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan, khususnya laporan mengenai kegiatan di MAN 4 Jakarta. Hal-hal penting itulah yang sehari-sehari beliau kerjakan demi menunjang kelancaran dan terpenuhinya tujuan madrasah.</p>



<p>Setalah hampir 34 tahun berada di MAN 4 Jakarta, kini beliau telah resmi menyelesaikan pengabdian panjangnya. Menjadi saksi proses perkembangan awal MAN 4 Jakarta, dari mengalami perubahan nama PGAN hingga berubah sampai saat ini merupakan hal yang amat berkesan bagi Ibu Armiati.</p>



<p>Banyak harapan serta pesan beliau untuk MAN 4 Jakarta. Beliau berharap ke depannya MAN 4 semakin maju, baik dari siswa, guru maupun tenaga kependidikannya, serta bisa menjadi role model yang nyata bagi sekolah lain khususnya madrasah. Pencapaian MAN 4 sudah berada di titik ini menurutnya bukanlah hal yang diraih dalam waktu singkat, karenanya beliau sangat berharap agar siswa dan GTK dapat bekerja sama untuk menuju ke arah yang lebih baik lagi.</p>



<p>Ketika ditanya apa yang ingin dikatakan kepada teman sejawat beliau menjawab dengan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan kerja yang selama ini saling support. KJS (@journalistman4)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/03/06/ibu-armiati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RIFQY YASIN SAPUTRA (Ketua OSIS MAN 4 Jakarta Selatan Periode 2022/2023)</title>
		<link>https://man4jkt.sch.id/2024/01/04/rifqy-yasin-saputra-ketua-osis-man-4-jakarta-selatan-periode-2022-2023/</link>
					<comments>https://man4jkt.sch.id/2024/01/04/rifqy-yasin-saputra-ketua-osis-man-4-jakarta-selatan-periode-2022-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[webman4 jkt]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 06:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[OSIS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://man4jkt.sch.id/?p=3891</guid>

					<description><![CDATA[Rifqy Yasin Saputra atau akrab disapa Yasin merupakan siswa program asrama kelas XII IPA 2 lahir di Jakarta, 21 Agustus 2005. Pendidikan awalnya ia tempuh di SD Islam Ciledug pada tahun 2012 dan berhasil lulus pada tahun 2018. Pendidikan menengah ia ikuti di MTsN 13 Jakarta (2018-2021), dan dilanjutkan ke MAN 4 Jakarta (2021-hingga sekarang). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Rifqy Yasin Saputra atau akrab disapa Yasin merupakan siswa program asrama kelas XII IPA 2 lahir di Jakarta, 21 Agustus 2005. Pendidikan awalnya ia tempuh di SD Islam Ciledug pada tahun 2012 dan berhasil lulus pada tahun 2018. Pendidikan menengah ia ikuti di MTsN 13 Jakarta (2018-2021), dan dilanjutkan ke MAN 4 Jakarta (2021-hingga sekarang).</p>



<p>Perjalanan awal organisasinya bermula ketika ia menjadi anggota OSIS sewaktu menduduki bangku Tsanawiyah yang diraihnya dengan kegigihan. Berangkat dari situ, Yasin berkeyakinan bahwa ia mampu mengembangkan dirinya di OSIS/MPK MAN 4 Jakarta. Di sana ia berharap bisa lebih meningkatkan banyak hal untuk dirinya seperti mengembangkan soft skill, berlatih public speaking, terlebih dalam hal manajemen waktu.</p>



<p>Dari situlah ia memiliki tekad kuat untuk mendaftarkan dirinya menjadi Ketua OSIS ketika memasuki tahun pertamanya di MAN 4 Jakarta. Pada seleksi awal masa LDKS/LKS OSIS/MPK 2021 tersebut Yasin sempat tereliminasi. Berkat kesempatan seleksi ulang peserta putra yang tidak ia sia-siakan, akhirnya ia lolos dan terpilih sebagai anggota seksi satu OSIS. Ia memilih seksi satu karena merasa cocok dengan dirinya yang lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga yang religius. Yasin yakin akan bisa menuangkan gagasan-gagasannya di seksi satu tersebut.</p>



<p>Merasa masih belum cukup puas dengan perannya di posisi seksi satu, remaja pintar asli Jogja ini memutuskan untuk mengikuti pemilihan pengurus OSIS kembali tanpa ada niatan untuk menjabat sebagai Ketua OSIS. Sempat terbesit keinginan untuk menyudahi keaktifannya di organisasi saat itu tapi ia urungkan sebab atas support dan kepercayaan besar yang selalu mengalir dari orang tua, para guru, serta civitas MAN 4 Jakarta akhirnya Yasin bertekad untuk maju kembali berkhidmah ke madrasah melalui OSIS. Kali ini ia bahkan mencalonkan dirinya sebagai Ketua OSIS. Seiring dengan niat dan ketentuan-Nya, mimpi besar yang pernah ia kubur berbuah manis saat pengumuman pemilihan resmi dikeluarkan dan ia dinyatakan menang dan menjadi Ketua OSIS MAN 4 Jakarta periode 2022/2023.</p>



<p>Yasin menyadari amanah yang ditanggungnya amatlah besar dan sangat mempengaruhi banyak hal. Menjadi seorang pemimpin tentu tidak mudah, ada banyak lika-liku yang harus dihadapi. Tidak selamanya keinginan berjalan tanpa hambatan. Ia merasakan hambatan yang paling sering ditemuinya adalah perizinan orang tua dan kesalahpahaman antara OSIS dengan guru, civitas, dan bahkan sesama anggota OSIS itu sendiri. Di sinilah ia belajar bagaimana bertindak menjadi seorang ketua yang baik dengan menentukan solusi yang bijak.</p>



<p>Aktif di OSIS dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun secara berturut, Yasin mengaku mengalami beberapa perbedaan ketika ia menjadi anggota maupun sebagai ketua. Perbedaannya terletak pada pelaksanaan kegiatannya yang bertepatan dengan masa pandemic dan pasca pandemic. Jika saat pandemi semua kegiatan berbasis online maka pada masa pasca pandemi semua aktivitas kembali offline. Tentu saja ini berpengaruh pada output yang didapatkan. Yasin merasakan aktivitas OSIS pada masa offline atau pasca pandemic lebih berat di mana figure para anggota OSIS menjadi role model siswa yang lain sekaligus sebagai pelopor dan penggerak MAN 4 Jakarta.</p>



<p>Mendekati masa-masa akhir jabatannya, Yasin menilai bahwa terpilihnya kembali menjadi Ketua OSIS adalah hal terindah baginya. Menjadi bagian dari OSIS MAN 4 telah membentuk pribadinya mampu selalu berprinsip untuk menebarkan manfaat kepada sekitarnya. Memiliki sebuah privilege sebagai Ketua OSIS MAN 4 Jakarta bukanlah untuk kesenangan sendiri tetapi untuk membahagiakan civitas dan orang banyak. Ia amat bangga dan bersyukur bisa berorganisasi dan menjadi bagian dari MAN 4 Jakarta.</p>



<p>Ia paham bahwa selama dirinya memimpin masih banyak kekurangan dan tentunya tidak semua program kerja dan agenda yang dijalaninya berjalan dengan sempurna. Oleh karenanya, ia berharap apa yang telah ia dan seluruh OSIS periodenya berikan dapat bermanfaat. Dan ke depannya, pengurus OSIS/MPK bisa lebih bersinergi, betul-betul bertanggung jawab untuk menjadikan OSIS MAN 4 Jakarta sebagai penggerak nyata bagi internal ataupun eksternal madrasah.</p>



<p>Dengan bekal pengalaman berorganisasi pada akhirnya Yasin bercita-cita ingin menjadi seorang CEO. Lebih tepatnya menjadi orang yang memberikan kebermanfaatan bagi nusa, bangsa, dan agama. Nantinya, ia akan membangun sebuah yayasan pendidikan dan masjid-masjid di sekitarnya yang bisa berfungsi bagi orang banyak. Semoga terwujud! (KJS 2023)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://man4jkt.sch.id/2024/01/04/rifqy-yasin-saputra-ketua-osis-man-4-jakarta-selatan-periode-2022-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
