Jakarta – MAN 4 Jakarta Selatan menerima kunjungan studi tiru dari MAN 1 Pesawaran, Lampung, dalam rangka mempelajari implementasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) yang telah diterapkan di lingkungan madrasah. Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Darul Falah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi praktik baik (best practice) dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Rombongan MAN 1 Pesawaran berjumlah 30 orang yang terdiri atas Kepala Tata Usaha, para wakil kepala madrasah, serta dewan guru. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala MAN 4 Jakarta Selatan, Wido Prayoga, beserta jajaran manajemen dan Tim Zona Integritas MAN 4 Jakarta Selatan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi antarmadrasah.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 4 Jakarta Selatan menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan sebuah proses perubahan budaya kerja yang melibatkan seluruh unsur madrasah. Komitmen bersama, konsistensi dalam menjalankan program, serta lahirnya berbagai inovasi menjadi kunci dalam menghadirkan layanan pendidikan yang profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada sesi diskusi, Tim Zona Integritas MAN 4 Jakarta Selatan memaparkan perjalanan pembangunan Zona Integritas, mulai dari proses pencanangan, penyusunan strategi, penguatan komitmen seluruh warga madrasah, hingga berbagai inovasi yang dikembangkan untuk mendukung reformasi birokrasi. Paparan juga mencakup implementasi enam area perubahan, penguatan budaya integritas, serta upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang menjadi bagian penting dalam pembangunan ZI.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman dari kedua madrasah. Rombongan MAN 1 Pesawaran menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk memahami langkah-langkah strategis dalam membangun Zona Integritas, mulai dari pengelolaan administrasi, penguatan pengawasan, peningkatan akuntabilitas kinerja, hingga pengembangan inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi peserta didik dan masyarakat.

Usai sesi diskusi, rombongan diajak berkeliling lingkungan MAN 4 Jakarta Selatan untuk melihat secara langsung berbagai sarana dan prasarana pendukung pembelajaran serta layanan publik yang dimiliki madrasah. Kunjungan meliputi ruang-ruang layanan, fasilitas pembelajaran, lingkungan madrasah, hingga berbagai inovasi yang telah diimplementasikan sebagai bagian dari penguatan pembangunan Zona Integritas. Melalui observasi lapangan ini, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai sinergi antara tata kelola, fasilitas, dan budaya kerja dalam mendukung pelayanan prima.

Kunjungan studi tiru ini diharapkan semakin mempererat sinergi antarmadrasah dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan berkualitas. MAN 4 Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus berbagi pengalaman serta praktik baik kepada satuan kerja lain sebagai bagian dari semangat kolaborasi di lingkungan Kementerian Agama. Dengan saling belajar dan menginspirasi, diharapkan semakin banyak madrasah yang mampu mewujudkan Zona Integritas serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Silakan Hubungi Kami