Jakarta – MAN 4 Jakarta Selatan menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2026/2027 selama dua hari, pada 18–19 Juni 2026. Mengusung tema “Menuju Madrasah Mendunia: Inovatif dalam Berkarya, Digital dalam Tata Kelola, dan Unggul dalam Pelayanan,” kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja selama satu tahun terakhir sekaligus menyusun berbagai program inovatif sebagai langkah strategis menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Rapat kerja secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Dr. H. Adib, M.Ag. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh civitas madrasah untuk menerapkan lima prinsip Kaizen dalam menyusun dan menjalankan program kerja, yaitu perbaikan secara terus-menerus, melibatkan semua pihak, memulai dari perubahan kecil, berpikiran terbuka, serta melihat langsung kondisi di lapangan. Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari komitmen untuk melakukan perbaikan-perbaikan kecil yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Kepala MAN 4 Jakarta Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai prestasi yang telah diraih madrasah merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah. Namun demikian, prestasi tersebut tidak boleh membuat seluruh civitas akademika berpuas diri. Melalui rapat kerja ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan baru yang inovatif, memperkuat karakter peserta didik, meningkatkan kualitas layanan, serta membawa MAN 4 Jakarta Selatan menjadi madrasah yang semakin unggul di tingkat nasional maupun internasional.
Pada hari pertama, peserta memperoleh berbagai informasi strategis dari jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan. Materi disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan mengenai arah kebijakan pendidikan madrasah, penguatan tata kelola, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan materi mengenai Kurikulum Cinta yang disampaikan oleh Pengawas MAN 4 Jakarta Selatan, Dr. Yunyun Yunadi, Lc., M.A. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya membangun budaya pendidikan yang berlandaskan kasih sayang, toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, serta penguatan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul, berintegritas, dan berakhlakul karimah.
Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada rapat komisi. Seluruh peserta dibagi ke dalam tujuh komisi, yaitu Komisi Bidang Akademik, Komisi Bidang Kesiswaan, Komisi Bidang Humas, Komisi Bidang Sarana dan Prasarana, Komisi Bidang Pengembangan Mutu, Komisi Bidang Asrama, serta Komisi Bidang Cambridge. Setiap komisi melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus merumuskan berbagai program prioritas dan inovasi yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran 2026/2027.
Hasil pembahasan dari masing-masing komisi kemudian dipresentasikan dalam sidang pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua Rapat Kerja. Dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan, peserta aktif memberikan berbagai masukan, saran, dan penyempurnaan terhadap rancangan program kerja. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan sesi diskusi bersama Komite Madrasah sebagai bentuk sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Melalui Rapat Kerja ini, MAN 4 Jakarta Selatan berharap seluruh program yang telah dirumuskan dapat diimplementasikan secara optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan, pembelajaran, serta prestasi murid – murid. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan perbaikan berkelanjutan, MAN 4 Jakarta Selatan optimistis mampu mewujudkan visi sebagai madrasah yang mendunia, unggul dalam prestasi, kokoh dalam karakter, dan menjadi rujukan pendidikan madrasah di Indonesia.