Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta menerima kunjungan Tim Kerja dari Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam rangka studi banding pelaksanaan Sekolah Nasional Terintegrasi. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penyiapan kebijakan teknis, penyusunan kurikulum, serta pengembangan pembelajaran yang dilakukan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sinergi antara kementerian dan satuan pendidikan dalam mengembangkan model pembelajaran yang adaptif dan inovatif. MAN 4 Jakarta dipilih sebagai lokasi studi banding karena dinilai berhasil mengimplementasikan berbagai program pembelajaran terintegrasi yang mampu mengembangkan potensi akademik dan karakter murid secara seimbang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Kementerian Agama, Abdul Basit, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan studi banding ini. Kehadiran beliau menunjukkan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada madrasah yang mengimplementasikan pembelajaran terintegrasi.

Dalam kegiatan ini, dilaksanakan sesi diskusi panel yang menghadirkan para kepala madrasah sebagai panelis. Kepala MIN 4 Jakarta Selatan, Kepala MTsN 3 Jakarta Selatan, dan Kepala MAN 4 Jakarta Selatan berbagi pengalaman terkait implementasi kurikulum serta pengembangan pembelajaran terintegrasi di masing-masing satuan pendidikan. Para panelis memaparkan strategi yang digunakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta inovasi yang telah diterapkan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari tim Puskurjar terkait praktik baik yang telah dijalankan. Berbagai aspek dibahas, mulai dari integrasi kurikulum nasional dengan kurikulum khas madrasah, penguatan karakter murid, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Tim Puskurjar juga meninjau langsung lingkungan madrasah dan melihat implementasi program pembelajaran yang sedang berjalan.

Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Kementerian Agama, Abdul Basit, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembelajaran di MAN 4 Jakarta. Ia menilai bahwa kolaborasi lintas jenjang antara MIN, MTs, dan MA menjadi kekuatan dalam membangun sistem pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kunjungan Tim Kerja Puskurjar Kemendikdasmen ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih komprehensif dan adaptif. Melalui studi banding ini, diharapkan praktik baik yang diterapkan di MAN 4 Jakarta Selatam dapat menjadi referensi dalam penyusunan kurikulum dan pengembangan pembelajaran di tingkat nasional, sekaligus memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan unggul dan inovatif.

Silakan Hubungi Kami