Jakarta — MAN 4 Jakarta Selatan menggelar kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dilaksanakan di Masjid Darul Falah MAN 4 Jakarta Selatan serta diikuti oleh seluruh civitas madrasah. Selain guru dan murid, kegiatan ini juga dihadiri oleh para koordinator kelas (korlas) yang turut memeriahkan acara.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini menghadirkan Ust. Munawir Ngacir sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para murid untuk meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ibadah, akhlak, maupun semangat menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya sejarah perjalanan spiritual, tetapi juga momentum untuk memperkuat kualitas keimanan dan kedisiplinan dalam menjalankan shalat.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala MAN 4 Jakarta Selatan yang menyampaikan pentingnya peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana refleksi spiritual bagi seluruh warga madrasah. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh murid untuk menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah sebagai inspirasi dalam membangun karakter yang unggul dan berakhlak mulia.

Kegiatan semakin semarak dengan berbagai penampilan yang dibawakan oleh para murid. Di antaranya adalah pembacaan puisi religi, penampilan hadroh dan marawis yang menggugah suasana, serta lantunan Syahril Quran yang menambah nuansa spiritual dalam peringatan tersebut. Penampilan ini menunjukkan kreativitas murid dalam mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah melalui seni Islami.

Tidak hanya bersifat seremonial, acara juga dikemas secara interaktif melalui sesi kuis yang dipandu oleh Ust. Mukhlis. Para murid tampak antusias mengikuti pertanyaan seputar sejarah Isra Mi’raj dan nilai-nilai Islam, sehingga suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan sekaligus edukatif.

Menjelang akhir kegiatan, acara ditutup dengan sesi muhasabah yang mengajak seluruh peserta untuk merenungkan perjalanan spiritual serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama. Suasana haru terasa ketika guru dan murid saling meminta maaf sebagai wujud mempererat ukhuwah dan membangun kebersamaan dalam lingkungan madrasah.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan makan bersama yang berlangsung penuh kehangatan. Momentum ini menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan antara seluruh civitas MAN 4 Jakarta Selatan, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual yang diharapkan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Silakan Hubungi Kami