Jakarta Selatan – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN RB. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Nasaruddin Umar dalam acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta pada Senin, 30 Maret 2026.
Momentum penyerahan penghargaan berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Kegiatan Halal Bi Halal yang dihadiri oleh para pimpinan satuan kerja, kepala madrasah, serta pejabat di lingkungan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta tersebut menjadi ajang apresiasi bagi satker yang berhasil menunjukkan komitmen terhadap reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang bersih serta transparan.
MAN 4 Jakarta Selatan menjadi salah satu madrasah yang dinilai berhasil menerapkan berbagai inovasi layanan, transparansi administrasi, serta penguatan budaya integritas di lingkungan madrasah. Komitmen tersebut terlihat dari peningkatan kualitas layanan pendidikan, sistem pelayanan berbasis digital, serta keterbukaan informasi bagi seluruh warga madrasah dan masyarakat.

Kepala MAN 4 Jakarta Selatan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, siswa, hingga dukungan komite dan orang tua. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan yang lebih baik.
Lebih lanjut, predikat WBK juga menjadi bukti bahwa MAN 4 Jakarta Selatan terus berkomitmen dalam membangun zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Berbagai program penguatan integritas, pelayanan prima, serta inovasi pembelajaran terus dikembangkan guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dengan diraihnya penghargaan ini, MAN 4 Jakarta Selatan semakin mempertegas posisinya sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan non-akademik, tetapi juga dalam tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan berintegritas. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan kerja lainnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik di lingkungan Kementerian Agama.