Jakarta, 25 Februari 2026 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta berpartisipasi aktif dalam 3rd Global Awareness Conference (GAC) 2026 yang diselenggarakan oleh Beacon Academy, Jakarta. Mengusung tema “Voices Without Borders”, konferensi ini diikuti oleh 123 delegasi dari 16 sekolah, termasuk tiga sekolah dari India yang bergabung secara daring. Forum ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya sekaligus arena pembentukan kualitas diri bagi setiap peserta.
Keikutsertaan MAN 4 Jakarta dalam kegiatan ini bukan semata menghadiri forum internasional, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan individu. Di tengah dinamika diskusi, workshop, dan sesi kolaboratif, para siswa belajar untuk menyampaikan gagasan secara percaya diri, mendengarkan perspektif yang berbeda dengan sikap terbuka, serta membangun komunikasi yang matang dalam suasana akademik global. Setiap interaksi menjadi latihan nyata untuk menumbuhkan keberanian, kedisiplinan, dan kemampuan berpikir kritis.
Sesi keynote menghadirkan Sanjay Bharwani, seorang profesional yang berkiprah di Danantara, entitas investasi strategis Indonesia yang berperan dalam penguatan aset nasional dan pertumbuhan berkelanjutan. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa dunia global menuntut kesiapan individu yang serius dan terarah. Pesan beliau, “Nobody knows you, you have to be known,” mengingatkan bahwa kualitas diri harus ditampilkan melalui karya, kompetensi, dan kontribusi nyata. Reputasi bukan sesuatu yang diwariskan, melainkan dibangun melalui konsistensi dan keberanian mengambil peran.

Beliau juga mengajak para delegasi untuk menyingkirkan distraksi serta segala bentuk ketidaksiapan yang dapat menghambat perkembangan. Dalam konteks generasi muda, fokus, integritas, dan kompetensi menjadi fondasi utama untuk mampu bersaing secara sehat di tingkat global. Pesan ini menjadi refleksi mendalam bagi para siswa MAN 4 Jakarta bahwa daya saing lahir dari kesungguhan dalam mempersiapkan diri, bukan dari sekadar ambisi.
Melalui partisipasi ini, MAN 4 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus membuka wawasan global yang berdaya saing. Dunia yang semakin terhubung menuntut generasi muda untuk adaptif, kritis, dan mampu berkolaborasi lintas batas. Wawasan global tidak lagi dimaknai sebatas pengetahuan tentang isu internasional, tetapi sebagai kesiapan untuk berkontribusi dan menempatkan diri secara terhormat dalam percaturan dunia.

GAC 2026 menjadi momentum penting dalam perjalanan tersebut. Bagi para delegasi MAN 4 Jakarta, pengalaman ini memperluas cakrawala berpikir sekaligus memperkuat keyakinan bahwa masa depan akan dimenangkan oleh individu yang disiplin, kompeten, dan berani dikenal karena kualitasnya.
Humas MAN 4 Jakarta