Jakarta Selatan – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama Republik Indonesia, Kahirunnas, melakukan kunjungan kerja ke MAN 4 Jakarta Selatan pada Rabu, 25 Februari 2026. Kunjungan tersebut didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama RI, sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap capaian prestasi madrasah. Kehadiran Irjen disambut hangat oleh Kepala Madrasah, para guru, tenaga kependidikan, serta murid-murid.

Kunjungan ini merupakan apresiasi atas keberhasilan MAN 4 Jakarta Selatan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Predikat tersebut menjadi bukti komitmen madrasah dalam membangun zona integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Irjen Kahirunnas juga memberikan motivasi agar madrasah terus melangkah maju menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam arahannya, beliau menyampaikan rasa bangga kepada seluruh civitas akademika. “Kita harus berbangga sebagai murid – murid Pondok Pinang ini, sebagai salah satu madrasah yang sudah menerima WBK. Hal ini meningkatkan nilai integritas di lingkungan Kementerian Agama,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus memperkuat budaya integritas dalam setiap lini pelayanan dan pembelajaran.

Momentum kunjungan ini semakin bermakna karena berlangsung di bulan suci Ramadhan. Dalam tausiah yang disampaikan usai melaksanakan salat Zuhur berjamaah di Masjid Darul Falah, Irjen mengaitkan pentingnya integritas dengan nilai-nilai spiritual. Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an, antara lain QS Al-Hadid ayat 4 dan QS Hud, yang mengingatkan bahwa Allah senantiasa bersama dan melihat setiap perbuatan manusia. “Takutlah kepada Allah SWT daripada kepada manusia. Mari selalu hadirkan Tuhan bersama kita,” pesannya.

Beliau juga mengingatkan tentang keberadaan dua malaikat sebagaimana disebutkan dalam QS Qaaf yang mencatat setiap amal perbuatan manusia. Doa “Allahumma ajirna minannar” tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi kejujuran dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari. Integritas, menurutnya, harus berlandaskan kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi setiap tindakan hamba-Nya.

Lebih lanjut, Irjen menekankan bahwa setiap insan memiliki hak untuk meraih surga dengan menjauhi perbuatan yang dapat menjerumuskan ke api neraka. Ia mengingatkan bahwa setan selalu menggoda manusia, sehingga bulan Ramadhan harus dimanfaatkan dengan memperbanyak dzikir dan memperkuat niat ibadah. Para murid diingatkan untuk menuntut ilmu dengan niat karena Allah SWT, sebab di dalamnya terdapat pahala dan keberkahan.

Irjen juga berkunjung ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) madrasah. Ia berdialog langsung dengan para pegawai yang bertugas serta memberikan masukan agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik dengan sikap ramah dan penuh senyuman kepada setiap tamu. Kunjungan ini menjadi penguatan komitmen bahwa integritas bukan hanya slogan, melainkan budaya kerja yang harus terus dijaga dan ditingkatkan demi terwujudnya madrasah yang unggul dan berintegritas.

Silakan Hubungi Kami