Jakarta Selatan – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh murid-murid MAN 4 Jakarta Selatan pada awal tahun 2026. Tim riset madrasah ini sukses meraih medali perunggu dalam ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 yang diselenggarakan pada 5–9 Januari 2026 di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC), Bangkok, Thailand. Capaian ini menjadi prestasi pembuka MAN 4 Jakarta di kancah internasional pada tahun 2026.

Tim riset MAN 4 Jakarta Selatan yang beranggotakan Azahraa Kharissa Rizaal, Anggun Rania Ananda Syuhada, Hanna Cahyarakha Purahita, Kafka Khairunisa Rubaina P. P., Rakha Satya Ananda Putra, Vania Yasa Sabrina, dan Zelshanov Surya Nasution berhasil menunjukkan kemampuan riset yang kompetitif di tingkat dunia. Prestasi ini semakin membanggakan mengingat ketatnya proses seleksi pendaftaran serta penilaian yang dilakukan oleh juri dari berbagai negara dan institusi internasional.

Tim riset yang diketuai oleh Azahraa Kharissa Rizaal tersebut mengangkat topik Medicine and Public Health/Medical Technology/Pharmacy/Hygiene. Penelitian yang dipresentasikan berfokus pada pemanfaatan ekstrak buah okra (Abelmoschus esculentus) sebagai bahan aktif dalam sediaan gel untuk pengobatan eksim atau dermatitis atopik.

Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya jumlah penderita eksim di Indonesia yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alergi, infeksi bakteri, maupun jamur. Penyakit kulit tersebut dapat mengganggu kenyamanan, kesehatan, serta penampilan penderitanya, sehingga dibutuhkan solusi pengobatan yang efektif dan aman untuk jangka panjang.

Buah okra dipilih sebagai bahan utama karena mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antiinflamasi dan antioksidan, serta memiliki potensi sebagai antibakteri dan pelembap alami. Tim melakukan penelitian ini selama kurang lebih dua bulan dengan bimbingan Nugroho Wahyu Sumartono, M.Sc., melalui berbagai tahapan mulai dari formulasi produk, pengujian efektivitas, hingga evaluasi keamanan.

Selain melakukan pengujian produk, tim riset juga menempuh tahapan administratif dengan mendaftarkan hak cipta atas inovasi yang dikembangkan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan karya ilmiah sekaligus kesiapan produk untuk dikembangkan lebih lanjut di masa mendatang.

IPITEx merupakan bagian dari rangkaian acara tahunan Thailand Inventors Day yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Riset, dan Inovasi Thailand. Pada IPITEx 2026, tercatat 883 inventor dan 120 organisasi internasional dari 25 negara turut berpartisipasi. Penghargaan yang diberikan meliputi medali emas, perak, perunggu, serta sejumlah penghargaan khusus dari NRCT dan lembaga internasional lainnya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa murid MAN 4 Jakarta Selatan mampu bersaing dan berkontribusi dalam dunia riset internasional.

Silakan Hubungi Kami